Published On: Kam, Agu 8th, 2019

Warga Pongpongan Polisikan Survey Seismik

seputartuban.com, MERAKURAK – Survey Seismik yang dilakukan sejumlah pekerja di kawasan Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban mendapat protes warga. Rabu (6/8/2019) warga melakukan pengusiran hingga dilaporkan ke Polisi.

LAPOR : Warga saat pertama mendatangi Mapolsek Merakurak untuk melaporkan seismik tanpa izin warga

Salah satu pemilih lahan, Tabah Ali, usai melakukan pengusiran, warga langsung ke Mapolsek Merakurak untuk melaporkan para pekerja. Karena mereka dianggap melakukan aktivitas survey seismik tanpa izin di tanah mereka.

Tabah menegaskan, pihak perusahaan yang melakukan pekerjaan itu harus meminta maaf dan melakukan komunikasi. Jika tidak, laporan Polisi akan dilanjutkan.

“Warga sebenarnya semua menolak tapi tidak berdaya, karena dengan alasan kepentingan negara. Akan tetapi meskipun kepentingan negara mestinya juga ada aturannya,” ungkap Tabah.

Kapolsek Merakurak, AKP Simon Triyono membenarkan adanya laporan warga, namun tidak diberikan bukti tanda terima laporan secara tertulis. Karena pihaknya berupaya agar persoalan diselesaikan dengan mediasi.

“Akan kita pertemukan, antara warga dan dari pihak Seismik untuk mediasi. Agar masalah ini bisa terselesaikan dengan baik,” harapnya.

Saat mediasi dilangsungkan, Rabu (7/8/2019) antara warga, Forkopimka, Perwakilan PT Elnusa dan PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ).
Pada kesempatan itu, Tabah, yang merupakan pemilik lahan mengusir pekerja karena menyerobot di lahan warga. Serta tidak dilibatkan sosialisasi apapun sebelumnya.

“Pada waktu sosialisasi saya tidak mengetahui, tapi disisi lain masyarakat
Kita meminta untuk melakukan komunikasi ulang. Biar semua jelas,’ katanya.

Dalam kesempatan yang sama, pihak PT Elnusa sebagai pelaksana pekerjaan dari PT PHE TEJ, Novian, menjelaskan pihaknya akan menerjunkan timnya kembali untuk melakukan pendataan kembali secara door to door kepada masyarakat. “Nanti akan kami lakukan sosialisasi kembali ke pada masyarakat dan akan kami data kembali,” janjinya.

JALAN TENGAH : Mediasi yang dilakukan dengan para pihak belum menemukan kata akhir

Sementara itu, Kapolsek Merakurak, AKP Simon Triyono, menyampaikan pihaknya sudah membantu melaksanakan mediasi. “Dihasilkan dalam mediasi, petugas survei akan mendata seluruh warga yang memiliki lahan sesuai data,” pungkasnya. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Berita Terkini

Videos