Sambut Bulan Suci, SH Terate Kerek Bersihkan Tempat Ibadah dan Pesantren

seputartuban.com, KEREK – Belasan pendekar silat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate), Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur secara  berjamaah mendatangi tempat ibadah dan pesantren di desa setempat, Senin (20/3/2023). Dengan membawa alat kebersihan, berupa sapu, alat pel, sabit hingga cangkul, mereka membesihkan tempat ibadah dan pesantren dalam rangka menyambut bulan suci ramadan.

Kedatangan mereka merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan Rayon Margomulyo, (sebutan untuk tempat latihan silat tingkat desa) sebagai bentuk bakti sosial, terhadap lingkungan sekitar menjelang datangnya bulan suci ramadan. “Ini sudah menjadi agenda rutin dan tradisi setiap tahun. Kami bersih-bersih sarana ibadah, dan pesantren di desa kami sebelum ramadan,” ujar Ketua Ranting Margomulyo, Muhammad Imam.

Menurut Imam, ada sedikitnya 19 orang, yang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk sejumlah warga SH Terate dan pamter selain siswa di Rayon Margomulyo.

Diawali dengan persiapan di Balai Desa Margomulyo, belasan pendekar silat ini berjalan kaki menuju pondok pesantren Tanwirul Qulub, pondok pesantren An Nihaya, Mushola Mag Suro Winong, dan masjid Sirojul Munir Margomulyo. “Semoga dengan aksi ini sarana ibadah menjadi bersih Menjelang Ramadan, harapannya lebih nyaman saat digunakan beribadah masyarakat saat Ramadan,” terang Imam.

Sementara itu, aksi para pendekar ini juga mendapatkan apresiasi dari warga sekitar.  Tidak sedikit dari warga yang kemudian melibatkan diri untuk bergabung, hingga memberikan air minum untuk pendekar ini. Mereka menyisir sudut-sudut tempat ibadah, membersihkan rumput, menyapu halaman hingga membersihkan sarang laba-laba yang ada di dalam tempat ibadah.

Ketua Ranting, SH Terate Kerek, Sunarto mengungkapkan, aksi membersihkan sarana ibadah tersebut adalah untuk membiasakan kepada para siswa dan warga SH Terate, agar dapat menjalankan ajaran dengan baik, salah satunya adalah Memayu Hayuning Bawana, yakni menjaga dan memperindah keindahan dunia, tidak saja secara lahir namun juga batin.  “Semoga melalui aksi ini dapat mendidik kita semua khususnya para siswa SH Terate, bahwa kita harus berguna bagi lingkungan,” tandas Sunarto. RLS

Print Friendly, PDF & Email