oleh

Polri Akan Bubarkan Jika Ada Kerumunan Perayaan Nataru

seputartuban.com, TUBAN – Untuk memutus penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid -19) pada Perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru Masehi 2021, Polri menerbitkan maklumat agar masyarakat tetap memathui protokol kesehatan (Prokes).

Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono menegaskan penerapan Prokes akan dijalankan sesuai maklumat Kapolri. Apalagi Kabupaten Tuban saat ini masih kategori zona merah. Dengan potensi penularan masih tinggi.  

” Selama pelaksanaan Nataru 2020-2021, petugas gabungan dari TNI, Polri maupun instansi lainnya akan terus Beroperasi di tempat- tempat wisata. Maupun tempat peribadatan, untuk memberikan himbauan kepada jemaat dan masyarakat,” katanya, Kamis (24/12/2020).

Selain itu, Ruruh menegaskan pihaknya tidak memberikan Ijin bagi masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan yang mengundang kerumunan, pada saat Natal dan tahun baru (Nataru). “Kami tidak akan memberikan ijin bagi masyarakat  yang akan  mengadakan acara Nataru yang mengundang kerumunan. Apabila memaksa mengadakan kegiatan, maka akan dibubarkan,” tegasnya.

Diketahui, adapun Maklumat yang dikeluarkan Kapolri tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan Libur Natal dan tahun baru 2020, nomor  Mak/4/XII/2020 Tanggal 23 Desember 2020 yakni :

1. Bahwa dengan pertimbangan penanganan penyebaran Covid -19 secara nasional yang belum sepenuhnya terkendali dan masih berpotensi berkembang luas dalam masyarakat.

2. Guna memberikan perlindungan dan menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat Selama pelaksanaan natal 2020 dan tahun baru 2021 ,Dengan ini kepala kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan Maklumat untuk tidak menyelenggarakan pertemuan /kegiatan yang mengundang kerumunan Orang banyak di tempat umum. perayaan Natal dan keagamaan diluar tempat ibadah, pesta /perayaan malam pergantian tahun. Arak-arakan pawai dan karnaval serta  pesta penyalaan kembang api.

3. Bahwa apabila Ditemukan dan perbuatan Yang bertentangan dengan maklumat ini, maka Setian anggota polri wajib Melakukan tindakan Yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang – undangan.

Selain itu, di Kabupaten Tuban diketahui juga sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga positif Covid-19 dan masih menjalani perawatan maupun isolasi. Bahkan seorang diantaranya meninggal dunia. RHOFIK SUSYANTO

Terbaru