Penulis : Hanafi/Muhaimin
TUBAN

Upacara yang langsung dipimpin oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban, Karjo diikuti seluruh pengurus DPC dan perwakilan pengurus anak cabang (PAC) Se-Kab. Tuban. Hal ini dilakukan oleh para kader bantheng moncong putih ini sebagai bentuk penanaman nasionalisme dan ideologi partai tentang nilai-nilai pancasila dan keteladanan dari sang proklamator kemerdekaan RI, Soekarno.
DPC PDI Perjuangan Tuban selain menggelar upacara dalam rangka hari lahirnya pancasila ini juga, pada 6 Juni mendatang akan menggelar Tahlil bersama untuk memperingati hari lahirnya Putra Sang Fajar, atau Soekarno. Dan pada tanggal 20 Juni, para kader bantheng ini akan berziarah kemakam Bung Karno di Kab. Blitar.
“ini bagian dari penanaman nasionalisme dan ideologi terhadap kader. Selain itu kita harapkan dapat mengambil teladan dari bapak bangsa, Bung Karno semasa hidupnya,” jelasnya.
Selain itu, sebagai upaya penguatan rasa nasionalisme dan memiliki bapak bangsa (Soekarno), DPC PDI Perjuangan juga akan memutar pidato proklamsi Soekarno maupun pidato lainya diberbagai radio serta pemasangan banner dan baliho disejumlah tempat.
“Bungkarno bukan saja milik orang PDI Perjuangan, tapi juga masyarakat luas untuk mengenang pendiri bangsa. Ini semua agar masyarakat juga tertanam nasionalisme seperti putra sang fajar yang kebesaranya sudah dikenal manca negara,” tegas Karjo.
Foto : Upacara yang digelar dihalaman DPC PDI Perjuangan Tuban
