oleh

FGD Hukum Lintas Lembaga Wujudkan Hutan Lestari

seputartuban.com, Bojonegoro – Forum Group Discussion (FGD) yang digelar antara Media Caraka Group dengan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan, menghadirkan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Tuban (Kejari) Tuban dan Kapal Unit Pidana Ekonomi (Kanit Pidek) Sat Reskrim Polres Tuban, Kamis (24/03/2022). Kegiatan diselenggarakan di Aula Kantor Perhutan KPH Parengan, Bojonegoro.

Diskusi berada di wilayah Bojonegoro karena meski sebagian besar wilayah kerja KPH Parengan berada di Kabupaten Tuban, namun kantor pusat KPH Parengan berada di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Diskusi ini menghadirkan perwakilan KPH Kebonharjo, KPH Jatirogo dan KPH Tuban. Sedangkan jajaran internal yang hadir pimpinan KPH Parengan, Asisten Perhutani (Asper), Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KPH) hingga Polisi Hutan (Polhut).

ADM Perhutani KPH Parengan, Slamet Juanto mengatakan pentingnya FGD ini untuk peningkatan kualitas kerja dan sinergitas antar lembaga. Khususnya dengan aparat penegak hukum mitra strategis perhutani. Serta dengan media sebagai sarana membangun komunikasi publi.

“Kita berharap dari pihak Kejaksaan dan Polres ini lebih banyak mengajak berdiskusi (peserta FGD), memberikan edukasi, terkait masalah – masalah hukum. Apalagi terkait dengan penanganan tindak pidana kehutanan sebagai upaya pencegahan perusakan hutan,” katanya saat pembukaan FGD.

FGD Perhutani 2
BERMANFAAT : Peserta FGD mendapat banyak pengetahuan teknis hukum dalam menjalankan tugasnya. Foto/Arif Ahmad Akbar

Melalui FGD ini diharapkan dapat mengupas permasalahan-permasalahan teknis hukum hingga teknis operasional lapangan. Agar jajaran perhutani dapat menjalankan fungsinya dengan maksimal dengan tetap mematuhi prosedur hukum. Sehingga keberadaan hutan tetap terjaga kelestariannya dan tindakan aparatnya tetap mematuhi hukum.

Kasi Pidum Kejari Tuban, Didik Yudha Aribusono mengatakan bahwa kasus Ilegal loging, kasus teritorial, dan kasus kemasyarakatan dapat diselesaikan melalui FGD ini. Karena perhutani menjadi pintu utama dalam pengelolaan pelestarian hutan.

“Kami menganggap FGD seperti ini penting untuk dilakukan. Hutan harus dijaga bersama-sama mengingat penting fungsinya. Baik dari segi ekosistemnya dan penanganan perkara. Maka seluruh elemen wajib untuk bersinergi. Forum seperti ini adalah solusi untuk meningkatkan kualitas dalam melakukan penjagaan hutan,” ungkapnya.

Pimpinan Caraka Media Group, Cipnal Muchlip M menjelaskan FGD ini diprakarsai sebagai upaya membantu para pihak agar dapat sinergi dan berperan secara maksimal pada fungsinya masing-masing. “Semoga dengan FGD ini semua pihak dapat berkerja dengan yakin. Serta dapat ditindaklanjuti kegiatan lainnya untuk lebih saling menguatkan,” harapnya. ARIF AHMAD AKBAR

Print Friendly, PDF & Email