Kejurprov IX Jatim 2025, Atlet Woodball Tuban Berangkat Minimalis Pulang Diharap Bawa Piala

seputartuban.com, TUBAN – Atlet Indonesia Woodball Association (IWbA) Kabupaten Tuban atau biasa dikenal woodball, diberangkatkan dengan jumlah minimalis dalam kejuaraan pekan olahraga provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) IX tahun 2025. Dibanding Kabupaten Lamongan, atlet Tuban terbilang kurang mendapatkan dukungan maksimal.

Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) IWbA Kabupaten Tuban, Cipnal Muchlip M, Jumat (30/5/2025) menjelaskan Cabang Olahraga (Cabor) yang dia pimpin diberikan kesempatan mengirim 4 atlet, terdiri 3 putra dan 1 putri dalam Porprov Jatim IX tahun 2025. “Awalnya plotnya 3 atlet dan 1 pelatih. Akhirnya pelatih mengalah tidak masuk kuota dan akhirnya bisa 4 atlet,” ungkapnya.

Sehingga untuk official dan pelatih menjadi tanggungjawab Pengkab Tuban selama pertandingan Porprov. “Yang bisa kita jalani, harus optimis dalam segala situasi. Meski ada kendala minimnya atlet dihadapkan aturan pertandingan, tidak memungkinkan kita mengikuti banyak nomor. Sehingga peluang medali semakin terbatas. Termasuk kita tidak bisa main di nomor tim putra maupun putri,” tuturnya.

Dalam pertandingan kali ini, lanjut Ketua Pengkab IWbA Tuban yang juga dosen tersebut mengungkapkan terdapat aturan yang membatasi partisipasi atlet dalam nomor pertandingan. Sehingga kontingen Tuban atlet laki-laki hanya bisa mengikuti 2 laki-laki 1 pertandingan, 1 laki-laki 2 pertandingan dan perempuan 2 pertandingan. Atau total hanya 4 nomor pertandingan yang diikuti yakni single stroke putra, double stroke putra, single stroke putri dan double mix fairway.

”Kita tetap optimis meski kondisinya minimalis, kita sudah mengadakan latihan bersama bergantian dengan Pengkab Bojonegoro dan Pengkab Lamongan. Hasilnya terus kita evaluasi, ini tinggal jadwal terakhir di Lamongan,” jelasnya.

Dari hasil latihan bersama terungkap, Pemkab Lamongan memberikan perhatian dan kelonggaran kepada Cabor. Terbukti mengirimkan full tim yakni 14 atlet. Serta memberikan dukungan anggaran setiap pertandingan yang diikuti oleh Cabor. “Ya memang kondisinya demikian, sehingga lebih leluasa mengatur atlet mengikuti Porprov. Serta persiapannya matang, mulai Puslatkab sampai keseharian mereka mendapat dukungan penuh mengikuti pertandingan-pertandingan,”  katanya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses