MERAKURAK
seputartuban.com – Baru sepekan tanggul jambon di Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban diperbaiki, namun Jum’at (10/01/2014) sudah jebol lagi. Tanggul jebol sepanjang sekitar 20 Meter, sejak Kamis (03/01/2014) lalu tanggul sudah diperbaiki sepanjang sekitar 7 meter.

Akibat hujan lebat yang mengguyur pada Rabu (08/01/2014), membuat sungai meluap dan menggerus tanggul yang baru dibangun setinggi 4 meter hingga jebol. Kondisi ini mengakibatkan air meluap ke area persawahan. Akhirnya persawahan di Desa Kapu, Desa Tahulu dan Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban terendam.
Camat Merakurak, Sugeng Winarno saat dikonfirmasi melalui, Jum’at (10/01/2014) mengatakan bahwa banjir merupakan kiriman dari wilayah Desa Boto, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Air hujan yang seharusnya mengalir melalui jabung menuju muara. Namun tersendat hingga menggerus tanggul sampai jebol. “Air selanjutnya membanjiri area persawahan. Ada sekitar 17 Ha sawah terendam banjir. Tapi itu air kiriman,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Dinas PU, Pemkab Tuban, Choliq Chunnasich saat dikonfirmasi mengatakan bahwa biaya pembangunan tanggul ini sekitar Rp. 121 juta. Namun realisasi pembangunan sudah berjalan sekitar 40 persen. Setelah diterjang banjir, tanggul mengalami kerusakan dan hanya tersisa sebagian material.
“Ada 18 pekerja sudah mengerjakan. Kendalanya, area perbaikan ditengah sawah. Material harus diangkut dari jalan menuju jabung. Kita bangun kembali agar tidak kebanjiran,” tegasnya. (han)
