Published On: Sel, Agu 25th, 2015

Pilkada Tuban 2015 : Huda-Noor 1 Zakky-Dwi 2

TUBAN

HANYA SATU: Dua pasang kandidat yang akan bertarung calam coblosan Pilkda Tuban 2015.

HANYA SATU: Dua pasang kandidat yang akan bertarung calam coblosan Pilkda Tuban 2015.

seputartuban.com-Teka-teki soal misteri angka genap dan ganjil di balik sisi keberuntungan dan kurang mujur dalam Pilkada Tuban 2015 terjawab sudah.

Ini setelah KPU Kabupaten Tuban menggelar rapat pleno pengundian nomor urut duet calon bupati dan wakil bupati yang akan memimpin Bumi Wali lima tahun ke depan atau periode 2016-2021.

Dalam kopyokan tersebut pasangan permanen petahana Fathul Huda dan Noor Nahar Husein ketiban nomor 1. Sedangkan calon perseorangan duet Zakky Mahbub dan Dwi Susanti Budiarti mendapat nomor 2.

Ketua KPU Kabupaten Tuban Kasmuri, mengatakan hasil kopyokan nomor urut itu akan dipakai dasar dalam pembuatan surat suara dan alat peraga kampanye. Sebab pada tanggal 27 Agustus sampai 5 Desember sudah masuk dalam jadwal pelaksanaan kampanye.

“Hasil pengundian ini sudah final. Nomor urut ini pula yang akan dijadikan dasar mencetak suara dan lainnya,” kata Kasmuri, Selasa (25/8/2015) siang.

SIAP TARUNG: Dari kiri ke kanan Noor Nahar Husein (cawabup), Fathul Huda (cabup), Zakky  Mahbub (cabup) dan Dwi Susanti (cawabup) foto bareng usai pengundian nomor urut di KPU  Tuban,  Selasa (25/8/2015) siang.

SIAP TARUNG: Dari kiri ke kanan Noor Nahar Husein (cawabup), Fathul Huda (cabup), Zakky
Mahbub (cabup) dan Dwi Susanti (cawabup) foto bareng usai pengundian nomor urut di KPU Tuban, Selasa (25/8/2015) siang.

Dalam sesi pengundian nomor urut ini semua anggota koalisi pengusung pasangan incumbent turut hadir memberikan. Sedangkan duet Zakky-Dwi didampingi tim pemenangan dan sejumlahrelawan.

Ketua Panwaskab Tuban, Sullamul Hadi, yang hadir dalam acara itu berharap agar kedua pasangan calon lebih mengedepankan koordinasi dengan KPU selaku penyelenggara pilkada.

Hal ini bertujuan agar pelaksanaan Pilkada Tuban dapat berjalan dengan lancar dan aman.

“Khusus kepada pasangan calon incumbent harus lebih memperhatikan peraturan dalam pelaksanaan kampanye nanti. Sehingga nantinya tidak timbul permasalahan yang bisa menghambat pelaksanaan pilkada.  MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author