Polres Tuban Naik Tipe, Akan Dipimpin Kombes

Bagaimana Nasib Para Pejabat Utamanya ?

seputartuban.com, TUBAN – Pengajuan peningkatan status tipologi Polres Tuban menjadi Polres Kota (Polresta) Tuban, dari tipe D menjadi Tipe C membuahkan hasil. Berdasarkan surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dengan nomor B/293/M.KT.01/2026, tentang pembentukan dan peningkatan tipe Polres di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Tertanggal 28 Februari 2026

Disebutkan dalam surat tersebut bahwa Polres Tuban resmi masuk dalam daftar peningkatan tipe dari Polres tipe D (AKBP/eselon III.a) menjadi Polres tipe C (KBP/eselon II.b). Selain Polres Tuban, peningkatan tipe juga terjadi pada Polres Sumenep di wilayah Polda Jawa Timur.

Perubahan tipe Polres tersebut akan diikuti dengan penyesuaian struktur organisasi, jumlah personel, hingga peningkatan dukungan anggaran. Tidak hanya itu, perubahan juga akan berdampak pada jabatan perwira polisi yang mengisi posisi pejabat utama.

Dengan peningkatan status tersebut, apabila nantinya berubah menjadi Polresta, jabatan Kapolres akan diisi oleh perwira menengah berpangkat Kombes Pol. Sementara posisi Wakapolres dijabat oleh perwira berpangkat AKBP. Sedangkan jabatan Kepala Satuan (Kasat) akan diisi perwira berpangkat Komisaris Polisi (Kompol), bukan lagi Ajun Komisaris Polisi (AKP) seperti sebelumnya.

Sementara itu, terkait tahapan pelaksanaan serta perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di Polres Tuban, Kapolres Tuban AKBP Alaidin saat dikonfirmasi Minggu (29/3/2026) belum memberikan keterangan. Ia enggan menanggapi terkait proses dan jadwal pelaksanaan kenaikan tipe tersebut. Bagaimana nasib para Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian dan jabatan Kepala Satuan apakah akan diisi orang yang sama dengan naik pangkat. Atau bahkan akan dimutasi dengan penempatan pejabat baru. Publik masih menunggu informasi tersebut dari Polres Tuban. RHOFIK SUSYANTO

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses