Portal Jalan Jadi Aksesoris Saja, Kondisi dan Pengguna Dipertaruhkan

seputartuban.com, TUBAN – Portal jalan di jalur Singgahan–Montong, nampak tinggal berdiri satu sisi. Sedangkan sisi lainnya tidak ada. Kondisi ini sudah beberapa tahun terakhir. Sehingga terkesan portal jalan hanya menjadi aksesoris saja.

Karena portal hanya tinggal satu sisi saja, berdampak pada mudahnya akses truk tronton maupun alat berat hilir mudik di kawasan jalan yang seharusnya tidak memadahi untuk truk besar ini. Karena padatnya arus lalu lintas dan lebar badan jalan tidak sebanding jika ada truk tonase besar melintas.

Selain itu, sejumlah ruas jalan juga nampak rusak dan belum diperbaiki. Diantaranya di kawasan Kerak kearah barat. Jika kondisi ini dibiarkan, dikhawatirkan kerusakan jalan semakin banyak, serta semakin mengganggu bahkan membahayakan pengguna jalan.

Kondisi ini membahayakan pengguna jalan atau setidaknya menghambat perjalanan pengguna jalan. Hasil pantauan seputartuban.com, kawasan jalan Singgahan-Montong ini tiap hari banyak truk besar melintas. Mulai dari pengangkut BBM hingga truk-truk hasil tambang. Bahkan alat berat untuk aktivitas pengeboran minyak juga bebas melintas tanpa pengawalan maupun pantauan dari pihak terkait.

Hal serupa juga terjadi di portal jalan arah Jatirogo-Bulu, Bancar. Meski potal berdiri dua sisi, namun kondisinya sudah miring. Sehingga truk-truk besar pengangkut hasil tambang cucian pasir bebas melintas. Padahal kondisi jalan baru saja diperbaiki dengan cor.

Kawasan ini terkenal subur hasil tambang, mulai dari kawasan Kecamatan Jatirogo, hingga Kecamatan Bancar banyak lokasi usaha pengolahan hasil tambang pasir kuarsa. Bahkah terdapat beberapa lokasi tambang pasir kuarsa maupun cuian pasir yang diduga kuat tidak berizin.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait kondisi tersebut, Kepala Bidang Perhubungan  DLHP  Kabupaten Tuban, Imam Isdarmawan, justru memilih bungkam saat ditanya melalui pesan singkat terkait kondisi ini. RHOFIK SUSYANTO

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses