seputartuban.com, TUBAN – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-40 Tahun Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Tuban Pusat Madiun, Pengurus SH Terate Cabang Tuban menggelar rangkaian kegiatan religius dan kebudayaan bertema “Empat Dekade Kukuh Dalam Sejarah, Melanggengkan Ajaran dan Menguatkan Organisasi”, yang diawali dengan acara salawatan pada Selasa malam (10/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Padepokan SH Terate Cabang Tuban yang berlokasi di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, dengan menghadirkan Gus Kholilurrohman dari Kabupaten Bojonegoro. Acara diikuti oleh jajaran pengurus, warga, siswa, serta calon warga SH Terate Cabang Tuban.
Ketua SH Terate Cabang Tuban, Lamidi, S.P., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya peringatan Harlah ke-40 tahun ini. “Malam ini kita isi dengan kegiatan kerohanian dan ke-SH-an. Harapannya, warga dan siswa SH Terate Cabang Tuban semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, sekaligus memperkuat persaudaraan,” ujar Kangmas Lamidi.
Lebih lanjut disampaikan bahwa di usia ke-40 tahun, SH Terate Cabang Tuban telah menunjukkan kekompakan dan kerukunan warga, yang salah satunya diwujudkan dengan berdirinya padepokan megah sebagai pusat kegiatan organisasi.
Menurutnya, pembangunan padepokan tersebut merupakan hasil swadaya murni warga dan siswa SH Terate se-Cabang Tuban, sehingga menjadi simbol kebersamaan dan semangat gotong royong. “Keberhasilan ini bukan keberhasilan Ketua Cabang semata, melainkan keberhasilan seluruh warga SH Terate Cabang Tuban,” tegasnya.
Selain salawatan, rangkaian peringatan Harlah ke-40 SH Terate Cabang Tuban juga diisi dengan agenda awarding internal sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi organisasi. Awarding diberikan kepada para pendiri dan perintis SH Terate Cabang Tuban atas dedikasi dan perjuangannya, serta penghargaan untuk Government Partnership Excellence dan Jurnalist dan Media Partnership yang selama ini dinilai berkontribusi dalam menjaga sinergi dan penyebaran informasi yang objektif dan konstruktif.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan Buku Sejarah SH Terate Cabang Tuban sebagai dokumentasi perjalanan organisasi sejak berdiri hingga memasuki usia ke-40 tahun. Sebagai acara puncak, peringatan Harlah ke-40 ditandai dengan peresmian Padepokan Jati Waseso SH Terate Cabang Tuban, yang diharapkan menjadi pusat pembinaan, persaudaraan, dan penguatan nilai-nilai ajaran SH Terate di Kabupaten Tuban.
Dengan bertambahnya usia organisasi, SH Terate Cabang Tuban berkomitmen untuk terus menjaga persaudaraan, berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.
Sementara itu, Ketua Dewan Pusat SH Terate H. Issoebijantoro menyampaikan apresiasinya atas diresmikannya padepokan SH Terate Cabang Tuban yang diberi nama Jati Waseso. “Ini adalah wujud bahwa Ketua SH Terate Cabang Tuban beserta jajaran dan juga para tokoh-tokoh pendirinya sangat loyal luar biasa, sehingga dengan ikhlas bisa mewujudkan padepokan yang semegah ini,” jelasnya.
Dengan berdirinya padepokan SH Terate Cabang Tuban ini, Kangmas Issoebiantoro berharap agar bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga ajaran dan wasiat yang diberikan para leluhur bisa menjadi tauladan. “Dengan begitu, adik-adik kita khususnya di Cabang Tuban dan umumnya warga SH Terate diseluruh Indonesia jadi seorang pendekar sejati, berbudi luhur tahu benar dan salah,” pungkasnya.
Acara ini turut dihadiri Ketua Dewan Pusat SH Terate, H. Issoebiantoro, Ketua Umum SH Terate H.R. Moerjoko H.W. serta pengurus pusat lainnya. Serta Forkopimda Tuban, Forkopimcam Jenu, ketua perguruan silat di Tuban dan tokoh masyarakat lainnya. RLS



