seputartuban.com, TUBAN – Fraksi Demokrat Amanat Persatuan DPRD Kabupaten Tuban menyoroti kinerja Pemerintah Kabupaten Tuban dalam pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Sorotan tersebut disampaikan anggota Fraksi DAP, Muhammad Ilmi Zada, melalui sejumlah pertanyaan dalam pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025.
Salah satu pertanyaan yang diajukan menyangkut program dan kegiatan yang belum terlaksana atau belum mencapai target secara optimal. Fraksi Demokrat Amanat Persatuan meminta pemerintah menjelaskan penyebab, langkah perbaikan, serta menyertakan data dan fakta pendukung.
Menjawab hal itu, Pemkab Tuban hanya menyampaikan bahwa data realisasi masing-masing OPD telah tercantum dalam Lampiran I.4 Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025.
Pemerintah juga menyebut upaya perbaikan akan dilakukan melalui evaluasi berkala guna mengoptimalkan realisasi belanja dan pelaksanaan program pada tahun berikutnya. Selain itu, Fraksi Demokrat Amanat Persatuan juga mempertanyakan sejauh mana capaian APBD 2025 dalam memenuhi target RPJMD Kabupaten Tuban.
DPRD meminta adanya tabulasi yang memperlihatkan perbandingan antara target dan realisasi beserta solusi agar target pembangunan dapat tercapai. Sektor investasi, Pemkab Tuban mengungkapkan realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp1,752 triliun. Nilai tersebut berasal dari 641 pelaku usaha dengan 2.904 proyek yang dilaporkan.
Sektor penyumbang investasi terbesar meliputi industri mineral non-logam sebesar Rp539,438 miliar, industri kimia dan farmasi Rp320,420 miliar, perumahan dan kawasan industri Rp277,011 miliar, pertambangan Rp141,375 miliar, serta listrik, gas, dan air Rp117,154 miliar. Sementara sektor perdagangan dan reparasi menyumbang Rp78,398 miliar, industri makanan Rp76,552 miliar, dan telekomunikasi serta transportasi Rp74,147 miliar.Indystri lainnya Rp 47,455 miliar,sedangkan kontruksi Rp 37,880 miliar,industri karet dan plastik Rp 15,945 miliar,Hotel dan restauran Rp 15,165 miliar dan Jasa lainnya Rp 11,944 miliar
Dalam kesempatan yang sama, Fraksi Demokrat juga meminta penjelasan mengenai capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah menjawab total PAD Tahun 2025 mencapai Rp821.848.295.616,70 dan diklaim telah melampaui target RPJMD tahun berjalan. Pemkab menyatakan akan terus mengoptimalkan sumber-sumber PAD untuk mencapai target akhir RPJMD.
Tak hanya itu, DPRD juga menanyakan capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan publik selama 2025. Pemkab Tuban menyebut nilai rata-rata IKM mencapai 89,53, yang dinilai mencerminkan kualitas pelayanan publik yang sangat baik sekaligus menunjukkan konsistensi peningkatan kinerja pelayanan.
Meski demikian, jawaban pemerintah terkait program yang belum optimal dinilai masih bersifat umum karena hanya merujuk pada lampiran dokumen tanpa menguraikan secara rinci program yang gagal mencapai target, penyebab keterlambatan, maupun langkah konkret penyelesaiannya. Kondisi tersebut berpotensi menjadi perhatian DPRD dalam pembahasan lanjutan pertanggungjawaban APBD 2025. RHOFIK SUSYANTO
