SPPG Pucangan Masih Terus Diprotes, Satgas MBG Tuban Pastikan Evaluasi Menyeluruh

Ketua Satgas MBG Tuban Akan Evaluasi

seputartuban.com, MONTONG – Gelombang keluhan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di kawasan, Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten terus mengemuka. Pemberitaan dan keluhan sebelumnya nampaknya hanya angin lalu.

Kali ini bahkan ada yang mengunggah di sosial media, hingga dipenuhi kolom komentar yang menyanyangkan kondisi makanan yang diberikan kepada siswa. Lengkap dengan fotonya, bahkan unggahan tersebut sudah dibagikan beberapa orang. Ada yang membandingkan ada juga yang langsung menyanyangkan.

Selain itu, jika SPPG lain di kecamatan ini saat sekolah saat ini libur, pihak petugas sudah komunikasi dengan pihak sekolah. Siswa diminta datang ke sekolah untuk menerima jatah makanan dalam 3 hari diberikan sekali dalam bentuk makanan kering. Sedangkan SPPG ini, siswa belum mendapat informasi apapun, sehingga menjadi pertanyaan para siswa maupun wali murid.

Menanggapi hal ini, Ketua Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Tuban, Abdul Rakhmad menegaskan seluruh keluhan dari penerima manfaat akan segera ditindaklanjuti. Pihaknya memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap SPPG ini. Khususnya terkait kualitas dan komposisi menu yang disajikan.

“Dengan banyaknya keluhan dari penerima manfaat, tentunya akan kita tindak lanjuti ke pihak SPPG untuk dilakukan evaluasi, terutama terkait menu-menu yang disajikan,” tegasnya, Kamis (18/12/2024).

Ia menambahkan, program MBG merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Sehingga pelaksanaannya harus diawasi secara ketat dan berkelanjutan. Pengawasan tidak hanya dilakukan oleh petugas yang berwenang, tetapi juga membutuhkan peran aktif media (wartawan) sebagai kontrol sosial. “Program MBG ini harus diawasi secara menyeluruh, baik oleh petugas yang berwenang maupun oleh media. Agar pelaksanaannya tidak melenceng dari tujuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rakhmad berharap, melalui evaluasi tersebut, pelaksanaan program ke depan dapat berjalan lebih baik dan tepat sasaran. “Harapan kami, program MBG ini berjalan sesuai tujuan awal, yakni memberikan peningkatan gizi yang benar-benar dirasakan oleh penerima manfaat,” pungkasnya. RHOFIK SUSYANTO

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses