oleh

Rutinitas Tabungan Akhirat Tebar Kebahagiaan Jelang Idul Fitri

seputartuban.com, TUBAN – Tiap jelang Idul Fitri selama beberapa tahun terakhir, Tabungan Akhirat selalu berbagi kebahagiaan. Baik untuk anak yatim/piatu atau yang berhak menerima, hingga pengembangan ekonomi masyarakat. Sebuah gerakan yang diinisiasi masyarakat, dari masyarakat dan untuk masyarakat atas pembinaan dan pengawasan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tuban.

Sebanyak 20 anak yatim diberikan santunan masing-masing Rp. 250.000. Pemberian bantuan modal usaha produktif sablon/percetakab, pembinaan mualaf hingga optimalisasi radio FM komunitas yang diperuntukkan dakwah kepada masyarakat. Total dana yang disalurkan sebanyak Rp. 15.000.000.

“Kita mengumpulkan dari masyarakat dan dikembalikan ke masyarakat lagi. Jika zakat, infaq dan shodaqoh dilakukan dengan benar oleh kaum muslimin, maka kefakiran juga dapat diatasi,” kata Ketua UPZ Tabungan Akhirat, Darmadi, Sabtu (23/5/2020).

Basis gerakan Tabungan Akhirat ini berada di Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Sebuah gerakan dari masyarakat sejak tahun 2015 lalu. Kemudian tahun 2017 disahkan menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dibawah Baznas Kab. Tuban. Serta menjadi UPZ pertama ditengah masyarakat.

Dana dikumpulkan tabungan akhirat dari masyarakat yang diberikan kotak kayu yang dikunci. Kemudian setiap tahun sekali dikumpulkan tanpa dihitung jumlah perolehan tiap kotaknya. Langsung dihitung bersama total dana yang dikumpulkan. Dalam pengelolaan, pengurus tidak digaji karena murni gerakan kepedulian yang tumbuh dari masyarakat sendiri. Selain itu, sumber pengumpulan dana juga bersumber dari aktivitas Desa Wisata Guwoterus Berbasis Sedekah.

Penasehat UPZ Tabungan Akhirat, Cipnal Muchlip M, mengungkapkan dana yang dikumpulkan disetorkan ke Baznas baru kemudian UPZ Tabungan Akhirat mengusulkan program. Jika disetujui, program tersebut ditealisasikan oleh Baznas. “Dari masyarakat tidak langsung kita bagikan seenaknya kita sendiri. Di negara kita, sebenarnya sudah jelas aturan soal pengumpulan dan pengelolaan zakat, infaq dan shodaqoh. Tinggal apakah kita mau memahami dan atau mematuhinya apa tidak,” ungkapnya.

Siapa saja yang bisa ikut Tabungan Akhirat ?, menurut Cipnal, siapa saja yang mau. Saat ini tengah berkembang yang meminta kotak tabungan akhirat sudah mulai menyebar diluar Kecamatan Montong. Sehingga calon penerima manfaat program juga hingga keluar kecamatan setempat.

“Kita tidak target hasil tiap kotak. Yang mau saja tidak harus mampu. Karena belum tentu mampu tapi mau. Ini soal jalan menuju kepada-Nya. Jadi ini soal pilihan pribadi-pribadi,” jelasnya.

UPZ Tabungan Akhirat sudah menginisiasi Desa Wisata Guwoterus Berbasis Sedekah. Pinjaman modal usaha tanpa bunga, dana kematian, santunan guru ngaji, fakir miskin dan beragam program pemberdayaan serta pendidikan masyarakat.

“Kita bersyukur punya pengurus yang ikhlas, karena semuanya berbasis itu. Semoga tahun depan lebih banyak lagi penerima manfaatnya dari Tabungan Akhirat ini,” harapnya. RHOFIK SUSYANTO

Terbaru