Bupati Nagih Janji, Dahlan Iskan Tak Merestui

Penulis : Hanafi

KEREK

seputartuban.com – Bupati Tuban, Fathul Huda, meminta realisasi pembangunan perbaikan jalan ruas Merakurak Kerek. Hal ini disampaikannya dalam acara peresmian Pabrik Tuban IV PT. Semen Gresik, di Desa Sumberarum, Kec. Kerek, Kab. Tuban, Sabtu (13/10/2012).

Pihak PT. Semen Gresik tahun lalu mengungkapkan janjinya akan memperbaiki jalan akses menuju pabrik tersebut. Tujuannya selain pihak karyawan sendiri, masyarakat sekitar juga ikut menikmati. Menurutnya, dengan adanya pembangunan Pabrik ini, ada dua sisi. diantaranya adalah sisi manfaat dan sisi negatif. “Kita tidak usah mengingat kebaikan, namun harus memperbaiki kekurangan, ” ungkapnya.

Disisi kekurangannya, dengan meningkatnya produksi, maka akan mempertambah kemacetan di jalan. Ini juga harus diperhatikan, agar saling menguntungkan. Bupati  mencontohkan dengan adanya lahan parkir untuk kendaraan pengangkut semen, maka akan muncul Pekerja Seks Komersial (PSK) dilokasi tersebut. “Meskipun ada madhorot, namun masih banyak manfaat yang bisa dipetik dan dirasakan, dan banyak manfaatnya, ” tambahnya.

Bupati juga menyarankan, dalam hal perekrutan pekerjaan agar lebih memberi kesempatan pada warga lokal. Dan dirinya membuka luas bagi para investor untuk masuk Tuban. “Saya ini malah menunggu perijinan investor datang pada saya, masyarakat saya jamin tidak arogan. Dengan catatan diperhatikan, agar tidak menjadi orang didholimi, ” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Menteri Negara (Meneg) BUMN, Dahlan Iskan, memberi pernyataan sebaliknya. Menurutnya, apabila membangun infrastruk untuk kepentingan orang yang sudah mampu, maka dana yang seharusnya untuk orang miskin akan berkurang. “CSR sudah sangat disiplin sesuat aturan, bagian saya yang kontrol. Persoalannya yang minta itu luar biasa, kita lebih fokus mengatasi kemiskinan. 36 juta warga Indonesia ini yang harus lebih dipentingkan, bukan hanya memikirkan jalan bagi orang yang sudah mampu, ” tuturnya.

Turut hadir dalam acara ini Asisten 2 Pemprov Jatim, Hadi Prasetyo, Bupati Rembang, Mohammad Salim, Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Timur, Muhyidin.

Foto : Saat Meneg BUMN dan sejumlah pejabat lainya menekan tombol peresmian bersama-sama