Published On: Kam, Jan 10th, 2013

Banjir 5 Hari, Petani Rugi Rp. 24 Milyar

Share This
Tags

Penulis : Muhaimin

TUBAN

seputartuban.com – Akibat banjir yang menerjang 7 wilayah kecamatan di Kabupaten Tuban sejak 3 hingga 7 Januari 2013, mengakibatkan lahan pertanian seluas 2.202 hektar terendam.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Tuban, Rabu (9/1/2013) menyebutkan banjir merendam lahan pertanian dikawasan Kecamatan Soko, Kecamatan Rengel, Kecamatan Parengan. Serta Kecamatan Widang, Kecamatan Jenu, Kecamatan Merakurak, dan Kecamatan Plumpang.

Dan seluas 1.018 hektar tanaman padi mengalami puso atau gagal panen. Terdapat dikawasan Kecamatan Rengel seluas 818 hektar dan di Kecamatan Widang seluas 200 hektar. Jika dihitung rata-rata potensi panen per-hektar menghasilkan 6 ton dan harga jual padi Rp. 4.000 per Kg. Maka total kerugian petani padi sebanyak Rp. 24.432.000.000.

Sedangkan luas lahan tanaman jagung yang terendam seluas 33 hektar. Dan yang mengalami puso seluas 25 hektar, dan semuanya terdapat dikawasan Kecamatan Plumpang. Jika potensi hasil panen per hektar mencapai Rp. 5 ton dan harga jual Rp. 3.000 per Kg. Maka total kerugian petani jagung sebanyak Rp. 375.000.000

Sehingga banjir selama 5 hari, sudah mengakibatkan petani di Kabupaten Tuban mengalami kerugian mencapai Rp. 24.807.000.000

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tuban, Sudarmuji saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya terus mendata kerugian petani akibat banjir ini. Dan pihaknya berjanji akan mengusulkan ke Pemerintah Propinsi Jatim agar diberi bantuan benih dan pupuk. ‘itu data sementara sampai 7 Januari lalu. Kemungkinan masih tambah lagi karena kita masih mendata lagi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sudarmuji menghimbau kepada para petani, jika tanamanya segera dipanen jika sudah waktunya. Hal ini untuk menjaga stok pangan di Kabupaten Tuban agar tetap stabil. “kalau sudah waktunya segera dipanen saja. Dan dapat langsung ditanami lagi agar stok kita aman. Dan kita masih beruntung, meski banyak yang puso. Namun kwalitas dan kwantitas hasil panen kita bagus, sehingga tidak mengganggu stok kita,” jelasnya.

Foto : Petani korban banjir saat menanen dini tanamanya

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos