Published On: Ming, Jun 3rd, 2012

Zawawi Imron, Kaum Intelektual dan Pemimpin Harus Memayu Hayuning Bawono

Share This
Tags

Penulis: Istihar

SINGGAHAN

seputartuban.com – Pendidikan berkarakter bagi para generasi penerus bangsa sangatlah penting, karena dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan negara. Hal ini disampaikan oleh Budayawan ternama, Prof. Dr. D. Zawawi Imron, dalam mimbar budaya yang digelar STAISA AL Hikmah, Desa Binangun, Kec. Singgahan, Kab. Tuban, Sabtu (02/05/2012).

’’Jangan menyerah sebelum mencoba, karena kesiapan intelektual muda akan berpengaruh dalam menyongsong masa depan Indonesia adalah wujud cinta tanah air Indonesia,” ungkapnya dihadapan ratusan hadirin.

Profesor asal Madura ini juga menyoal kebersamaan antar masyarakat yang mulai berkurang. Hal ini dikarenakan dalam kepemimpinan saat ini kurang dapat memahami pepatah jawa “memayu hayuning bawono” yang artinya dapat menjaga apa yang ada disekitarnya.

Selain itu, kondisi carut-marutnya bangsa saat ini juga dipengaruhi sikap yang merasa bisa (rumongso biso) oleh para ilektual dan pemimpin. Seharusnya mereka bersikap sebaliknya yakni bisa memahami (biso rumongso). Karena kedua sikap ini jika dilakukan akan menghasilkan berbeda, kalau sikap yang pertama diterapkan justru akan membawa dampak sosial yang buruk.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Agus Harianto mengatakan dengan seminar ini diharapkan para pemuda segera bangkit untuk membangun bangsa, khususnya pemuda di Kabupaten Tuban,”Kami berharap agar teman-teman generasi muda dan mahasiswa sebagai tumpuhan bangsa dan negara dapat saling menjaga kebersamaan dan saling menumbuhkan rasa Kegotong-royongan dan mampu memupuk rasa patriotisme,” harapannya.

Sepenggal syair dari Prof.Dr.D.Zawawi Imron bertema Indonesiaku.
Indonesia, aku makan dari tanah suburmu maka aku akan mempercantik dirimu.
Indonesia, aku bernafas dari udaramu maka aku akan memulyakanmu.
Indonesia, aku mati dalam bumimu, maka aku akan memeluk tanahmu sebagai wujud cintaku kepadamu.

Foto : Prof. Dr. D. Zawawi Imron saat diatas mimbar

Facebook Comments

About the Author