Published On: Jum, Mei 6th, 2016

Wisata Gua Putri Asih Segera Dibuka

TUBAN

seputartuban.com – Babak baru pengelolaan wisata Goa Putri Asih sudah dilalaui. Yakni tahapan terpenting dalam proses persiapan,  penandataganan Perjanjian Kerjasama (PKs) antara Perhutani KPH Parengan, Koperasi Wono Asih, dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sumber Jati, Rabu (4/5/2016).

SEGERA BEROPERASI : Usai penandatanganan PKs dari kiri - Ketua Koperasi Wono Asih, Adm Perhutani KPH Parengan, Ketua LMDH Sumber Jati

SEGERA BEROPERASI : Usai penandatanganan PKs dari kiri – Ketua Koperasi Wono Asih, Adm Perhutani KPH Parengan, Ketua LMDH Sumber Jati

Penandatanganan bersama di ruang kerja  Administratur Perhutani KPH Parengan itu sebagai tahapan penting sejak rencana kerjasama yang sudah dirintis 1 tahun lalu. Dalam perjanjian itu tertuang hak dan kwajiban masing-masing pihak. Salah satu di antaranya adalah prosentase bagi hasil usaha wisata. “Semoga ini membawa manfaat bagi semua, termasuk masyarakat desa hutan,” kata Adm Perhutani KPH Parengan, Daniel Budi Cahyono.

Sesuai site plan yang telah disusun, pengunjung tidak hanya dapat menikmati keindahan goa yang membuat Bupati Tuban takjub saat berkunjung itu. Namun terdapat fasilitas penunjang lainya yang sudah terkonsep dan tersistem. Di antaranya kios jualan, permainan anak, dan lainnya. “Fasilitas-fasilitas tersebut akan membuat wisatawan betah.” tegasnya.

Ketua Koperasi Wono Asih, Cipnal Muchlip M, mengatakan konsep wisata yang dikelola bersama itu berbasis masyarakat. Jadi mulai modal yang digunakan, personel pengelola, hingga pekerjanya masyarakat. Namun demikian karena lokasinya merupakan kawasan hutan negara, maka kendali pengelolaan tetap ada pada Perhutani. “Secara bisnis ini berbasis masyarakat murni, sehingga tidak ada investor tunggal. Semoga dengan manajemen yang sehat dapat bermanfaat bagi semua dan jangka panjang,” ungkapnya.

Foto bersama Adm Perhutani KPH Parengan usai penandatanganan perjanjian bersama pengurus koperasi dan LMDH

Foto bersama Adm Perhutani KPH Parengan usai penandatanganan perjanjian bersama pengurus koperasi dan LMDH

Sedangkan soal fasilitas wisata, dia sedikit membuka informasi bahwa saat pengunjung masuk goa akan menikmati suasana yang tidak biasa dan tidak sekedar melihat goa pada umumnya, “Konsepnya sudah disetujui Perhutani, nantinya pengunjung juga akan tahu pada waktunya,” imbuhnya.

Diketahui, sejak pengelolaan bersama  direncanakan satu tahun lalu, kawasan Goa Putri Asih dan hutan di sekitarnya sudah dijaga masyarakat setempat bersama petugas  Perhutani. Kepedulian dan kesadaran itu modal besar untuk mengembangkan destinasi wisata. MUHLISHIN

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author