Published On: Sel, Mei 12th, 2015

Wartawan Tuban Mantan Aktivis Tuntut Ungkap Tragedi Tri Sakti

TUBAN

MELAWAN LUPA : Wartawan Tuban mantan aktivis saat menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (12/05/2015)

MELAWAN LUPA : Wartawan Tuban mantan aktivis saat menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (12/05/2015)

seputartuban.com – 12 wartawan Tuban, Selasa (12/05/2015) melakukan aksi unjuk rasa di depan Monumen Pancasila, jalan RE Martadinata Tuban. Mereka menyerukan semangat reformasi dan menuntut pengungkapan pelaku penembakan aktivis mahasiswa pada 12 mei 1998 di jakarta.

Para wartawan mantan aktivis ini mengecam tindakan lamban pengungkapan pelaku yang hingga saat ini belum jelas. Tragedi yang membembuat nyawa 4 mahasiswa tri saksi melayang tersebut tidak ada satupun pelaku yang diseret ke Pengadilan.

Dengan membagikan selebaran kepada pengguna jalan dan melakukan orasi, serta melakukan tabur bunga di laut diharapkan tidak melupakan tragedi berdarah reformasi tersebut. “Kami menuntut pelaku penembakan segera diungkap. Sampai saat ini pimpinan regu barikade depan tidak ada yang dibawa ke meja hijau. 12 Mei kami anggap sebagai hari pahlawan, akan kami surakan terus tiap tahunya,” ungkap salah satu wartawan, Edy Purnomo.

Ditanya tidak adanya satupun personil pengamanan saat aksi ini berlangsung. Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Tuban, Kompol Suhartono mengaku pihaknya tidak menerima surat pemberitahuan. “Kalau memberitahu ya pasti kita amankan. Kalau tidak ada pemberitahuan, darimana kita tahu,” tegasnya.

Menurut Suhartono, seharusnya menurut UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Di Muka Umum, harus menyampaikan pemberitahuan secara tertulis 3 hari sebelumnya. “Kalau ada pemberitahuan kwajiban kita mengamankan, kalau tidak ada pemberitahuan dapat dibubarkan,” pungkasnya.

Dikletahui, Tragedi Trisakti adalah peristiwa penembakan, pada tanggal 12 Mei 1998, terhadap mahasiswa pada saat demonstrasi menuntut  Presiden Soeharto turun dari jabatannya. Dalam Kejadian tersebut menewaskan 4 mahasiswa Universitas Trisakti di Jakarta, serta puluhan lainnya luka.

Mereka yang meninggal dalam tragedi tersebut adalah Elang Mulya Lesmana mahasiswa jurusan arsitektur (1978-1998), Hery Hartanto mahasiswa jurusan teknik mesin (1977-1998), Hafidhin Royan mahasiswa jurusan teknik sipil (1976-1998), dan Hendriawan Sie mahasiswa jurusan manajemen (1975-1998). ARIF AHMAD AKBAR/MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author