Published On: Ming, Jan 3rd, 2016

Warga Sekitar Hutan Peringati 100 Hari Salim Kancil

MONTONG

PESAN MORAL : Di arena balap ulat terdapat pesan moral untuk lingkungan

PESAN MORAL : Di arena balap ulat terdapat pesan moral untuk lingkungan

seputartuban.com – Warga sekitar hutan Desa Guwoterus dan Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, memiliki cara sendiri menyampaikan pesan penyelamatan lingkungan. Dengan menggelar lomba balap ulat jati dan joget enthung (kepompong), Sabtu (2/1/2016).

Di kawasan hutan Perhutani RPH Nguluhan, BKPH Mulyoagung, KPH Parengan warga dari 2 desa itu berkumpul untuk berlomba mempertaruhkan ulat dan enthung jagoanya. Perlombaan sederhana di sekitar wisata Goa Putri Asih itu syarat dengan pesan moral.

Dengan lomba itu menandakan masih adanya habitat ulat dan enthung yakni kawasan hutan. Secara tidak langsung menandakan bahwa pentingnya keberadaan hutan bagi ulat jati. Untuk mewujudkan keseimbangan alam dan kelestarian hutan diperlukan kesadaran dari berbagai pihak.

Termasuk dibutuhkan sosok-sosok aktivis lingkungan yang tangguh. Selalu menyuarakan kebenaran dan tanpa pamrih berjuang demi keseimbangan alam. “Itu seperti Salim Kancil aktivis Lumajang, sampai meninggal dunia karena melawan penambangan liar. Kita butuh sosok aktivis lingkungan yang banyak agar turut serta menyuarakan kebenaran dan mendorong kesadaran masyarakat,” ungkap Rhofik, salah satu perwakilan warga.

Ulat dan Enthung saja membutuhkan kelestarian hutan. Apalagi manusia yang menghirup oksigen yang dihasilkan hutan. “Ini pentingnya menjaga alam, kita harus mendorong kesadaran bersama ini. Agar pemerintah lebih tegas menindak penanmbangan liar khususnya di Tuban agar alam tidak rusak,” imbuhnya.

Diketahui, dalam lomba itu dihadiri dari aparat kepolisian, TNI dan Perhutani. Mereka dilokasi acara sampai selesai. Sebelumnya warga sekitar Goa Putri Asih juga menyampaikan pesan lingkungan dengan cara berbeda. Yakni melaksanakan upacara bendera 17 Agustus 2015 di didalam Goa Putri Asih. Dengan melibatkan petani hutan, lintas perguruan silat, perangkat desa hingga mahasiswa. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author