Published On: Sab, Mar 2nd, 2013

Warga Geram, Blokir Proyek Pipanisasi MCL

Share This
Tags

PLUMPANG

Penulis : Hanafi

Warga saat melakukan aksi unjuk rasa dengan memblokir proyek pipanisasi MCL

Warga saat melakukan aksi unjuk rasa dengan memblokir proyek pipanisasi MCL

seputartuban.com – Dinilai kurang transparansi dengan Pendapatan Asli Desa (PAD) sebesar Rp. 198 juta. Membuat warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban bereaksi. Dengan melakukan aksi blokir pemasangan pipanisasi PT Mobile Cepu Limited (MCL) di desa setempat, Jum’at (01/03/2013).

Selain soal kas desa, juga disampaikan tuntutan pemenuhan janji MCL untuk memberikan intensif kepada perangkat desa. Dan meminta agar tenaga kerja proses pipanisasi harus diambil dari warga desa setempat. Serta fasilitas lahan desa yang rusak akibat proyek saluran minyak ini harus diperbaiki.

Selama ini, pemberian intensif dinilai belum dilakukan oleh pihak MCL. Sedangkan fasilitas yang rusak berupa 10 gorong-gorong sepanjang 800 meter, dan semuanya belum pernah diperbaiki.

Salah satu tokoh masyarakat desa setempat, Tabri, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, selama 5 tahun terakhir, pihak desa dinilai kurang transparan dalam pembukuan uang kas desa. Bahkan Laporan pertanggung jawaban untuk uang kas desa belum dilakukan. “Selama ini kami hanya dibodohi terus. Kurang transparan dalam pembukuan. Pembuatan LPJ saja 5 tahun hanya dibuat dalam 3 hari,” ujarnya.

Senada disamapaikan, Kadus Ngembes, Sutikno, bahwa transparansi sebesar 1 % dari hasil sewa tanah kas desa (TKD) oleh MCL belum ada. “Kami menanyakan 1% dari hasil sewa itu. Kami juga belum dapat intensif dari pipanisasi, ” katanya.

Terpisah, Indra Mahyudi, Bidang Sosial Ekonomi PT MCL saat dikonfirmasi di balai desa mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan tuntutan warga kepada pimpinanya. “Kami tidak bisa memberikan kejelasan. Akan kami sampaikan, ” ungkapnya.

Wakil PT. CPM, korntraktor yang mengerjakan pipanisasi, Ujang Anwar, mengatakan bahwa, pihaknya ada urusan dengan tuntutan warga. Karena perusahaanya hanya menjalankan hasil kontrak kerja dengan MCL. “kami hanya pekerja di sini. Apa yang menjadi permnasalahan desa kami tidak ada urusan, ” tegasnya.

Diketahui, permasalahan sewa lahan TKD kepada MCL ini sudah masuk ranah hukum. Dan saat ini sudah ditangani Sat Reskrim Polres Tuban. Dan aksi warga ini menambah daftar panjang, warga dikawasan pipanisasi MCL bergolak. Seperti sebelumnya terjadi di wilayah Kecamatan Soko, dan Kecamatan Palang.

Facebook Comments

About the Author