Published On: Sel, Mar 27th, 2012

Warga Bangilan Masih Trauma, Kardus Dikira Bingkisan Bom

Share This
Tags

Penulis : Pito Suwarsono

BANGILAN

seputartuban.com – Teror bom tampaknya masih menghantui warga Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban. Setelah Bom mengguncang rumah milik Abdul Ghofur pada Senin (19/3/2012) pagi lalu, sebuah kardus yang diletakkan di sebuah Masjid di Desa Kedung Mulyo, Bangilan dicurigai berisi sebuah Bom. Kontan kejadian ini membuah warga sekitar Masjid resah dan melaporkannya kepada pihak Polsek Bangilan.

Kejadian tersebut berawal saat sebuah kardus yang berada di halaman Masjid Jami’ Desa Kedung Mulyo, Kecamatan Bangilan, sekitar pukul 16.00 WIB atau sekitar usai waktu sholat Ashar. Sejumlah warga yang mencurigai bahwa kardus tersebut berisi paket Bom, langsung menghubungi perangkat desa dan kemudian dilanjutkan melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Bangilan.

Sejumlah petugas Polsek Bangilan yang datang ke lokasi kejadian, langsung mengamankan kardus tersebut untuk dijauhkan dari jangkauan masyarakat. Dan setelah dibuka, kardus tersebut ternyata hanya berisi kain, parfum, dan obat nyamuk. Setelah diselidiki ternyata kardus tersebut adalah milik Abdul Rokim, pria asal Kabupaten Kudus yang sering mondar mandir di wilayah desa tersebut.

Setelah sempat ditanyai Polisi dan warga setempat, Abdul Rokim yang sempat diamankan di Mapolsek Bangilan tersebut hanya senyum-senyum saat menjawab semua pertanyaan Polisi. Sesekali Abdul Rokim bercerita bahwa saat itu ia sedang keluar untuk mencari makan, sehingga kardus yang biasa ia bawa ditinggalkannya begitu saja di halaman Masjid. Polisi menduga bahwa Abdul Rokim mengidap gangguan jiwa, dan Polisi pun akhirnya kembali melepasnya.

Kapolsek Bangilan, AKP Suparno saat dikonfirmasi seputartuban.com melalui telepon genggamnya membenarkan atas kejadian tersebut, namun pihaknya menyimpulkan bahwa kejadian tersebut hanyalah salah faham saja, dan kardus yang dikira warga adalah bom ternyata setelah diperiksa isinya hanya kain, parfum dan obat nyamuk milik Abdul Rokim. “saya rasa ini hanya salah faham saja, kardus tersebut nyatanya tidak berisi bom,” katanya.

Teror bom akhir-akhir ini terjadi di wilayah Kecamatan Bangilan, seminggu sebelumnya yaitu pada hari senin (19/3/2012) pagi lalu, Bom rakitan meledak di belakang rumah pasangan suami istri Abdul Ghofur dan Zairoh, Warga Dusun Pulut, Desa/Kec. Bangilan.

Keduanya mengalami luka parah dan sempat dirawat intensif di RSUD Dr. R. Koesma Tuban. Bahkan hingga saat ini Polisi juga belum berhasil mengungkap siapa dalang dibalik aksi peledakan, yang melukai pasangan suami istri yang masih mempunyai hubungan kekerabatan dengan mantan Ketua PBNU KH. Hasyim Muzadi itu.

Facebook Comments

About the Author