Published On: Rab, Okt 31st, 2012

Warga 2 Desa, Blokir Pintu TTU Pertamina

Share This
Tags

Penulis : Hanafi

JENU

seputartuban.com – Ratusan warga dari 2 desa, yaitu warga Desa Tasikharjo dan Desa Remen, keduanya Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, melakukan aksi unjuk rasa memblokir jalan akses utama Terminal Transit Umum (TTU) Pertamina Jenu, Rabu (31/10/2012).

Aksi yang kesekian kalinya ini dilakukan karena warga sudah kesal selama ini tuntutannya tidak pernah dipenuhi. Sehingga warga baik laki-laki maupun perempuan ini langsung memblokir pintu akses perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terletak di Desa Remen, Kecamatan Jenu, kabupaten Tuban itu. Aksi yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB, hingga siang hari bahkan warga juga sempat mendirikan tenda didepan pintu pagar TTU Pertamina.

Warga merapat ke depan pintu TTU Pertamina, sambil berorasi menyampaikan beberapa tuntutan. Dalam aksi blokir kali ini, ratusan warga mulai anak balita hingga dewasa, membawa poster bertuliskan kecaman dan tuntutan. Selain itu sejumlah kendaraan juga di parkir di depan pintu TTU pertamina.

Koordinator Aksi, Damuri (38), saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa, apa yang menjadi tuntutan warga berupa pemberian konpensasi dan jaminan kesehatan sudah selayaknya diberikan. Menurutnya, apabila aksi hari ini belum ditemui atau belum ada tanggapan dari TTU Pertamina, warga akan tetap memblokir jalan akses utama.

“Kami sudah sering dibodohi, ternyata apa yang menjadi janji pertamina itu bohong, sehingga warga marah dan akan tetap menduduki pertamina, karena bumi kami dirusak tanpa ada perhatian, ” katanya.

Terpisah, Staf Humas Pertamina regional V Surabaya, Rustam Aji, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. “Semuanya kami serahkan pihak kepolisian, karena dalam melakukan aksi penyampaian pendapat sudah ada aturannya, apabila melanggar ketertiban umum, biar polisi yang menangani, ” ujarnya.

Foto : Warga saat melakukan pemblokiran didepan pintu TTU Pertamina

Facebook Comments

About the Author