Published On: Jum, Jul 1st, 2016

Wajibkan Infaq, PNS Tuban Dipotong Gaji

TUBAN

seputartuban.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melalui Badan Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh (BAZIS) berupaya meningkatkan hasil perhimbunan dana dari kalangan PNS dengan cara potong gaji.

ilustrasi uang

ilustrasi uang

Sekretaris BAZIS Kabupaten Tuban, M. Amenan, mengatakan tujuan dari menghimpun dana tersebut yakni untuk pemberdayaan ekonomi dalam rangka pengentasan kemiskinan. “Ketika mampu menghimpun dan menyalurkannya (infaq dan zakat PNS) dengan baik dan benar, maka tak sekedar menyalurkan (kepada penerima zakat dan infaq) saja. Namun juga lebih pada untuk memberdayakan ekonomi masyarakat Kabupaten Tuban,” katanya, Kamis (30/6/2016).

Kabag EAP dan Kesra Setda Kab. Tuban itu menyampaikan, BAZIS terus mengupayakan penghimpunan infaq dan zakat tersebut dengan baik. Diantaranya terus melakukan pembahasan terkait hal tersebut di Rapat Kerja Daerah (Rakerda) serta upaya mewajibkan infaq untuk PNS.

Terkait ketentuan infaq PNS yakni, untuk PNS golongan I sebesar Rp. 5 ribu perbulan. Untuk Golongan II ditarik Rp. 10 ribu. Sedangkan Golongan III yang semula Rp. 15 ribu menjadi Rp. 20 ribu perbulan. Golongan IV dari Rp. 20 ribu menjadi Rp. 50 ribu perbulan.

Lebih lanjut Amenan menerangkan, potensi dana umat dari zakat dan infaq di kalangan PNS Pemkab Tuban sangat besar bila bisa tergali seluruhnya. Perhitungan Amenan, dari 11.091 orang PNS golongan I, II, III dan IV saja, setidaknya terkumpul Rp. 11,3 miliar setahun, bila seluruh PNS dengan tertib membayar zakat dan infaq.

Amenan menyadari bahwa zakat, infaq dan shodakoh memang urusan individual. Meskipun masuk ranah individual, setidaknya PNS sadar bahwa gaji yang mereka terima itu juga dari masyarakat, sehingga ada baiknya jika mau berbagi. Namun, menunggu kesadaran muncul dari individu-individu PNS sendiri sangat sulit, maka BAZIS Tuban, mulai mengambil kebijakan memotong langsung dana Zakat dan infaq dari gaji PNS. “Jika tidak demikian, sangat sulit terkumpul,” tegasnya.

Diketahui, pada tahun 2015 jumlah zakat dan infaq yang sudah terkumpul ada Rp. 2.645.263.569. Dengan rincian dari zakat sebesar Rp. 198.862.184, dan infaq Rp. 2.446.401.385. Sedangkan yang tersalurkan Rp. 1.331.650.000 dari zakatnya Rp. 108 juta dan Infaq Rp. 1.223.650.000.

Sementara itu, jumlah zakat dan infaq yang terkumpul pada tahun 2016 hingga bulan April sebesar Rp. 2.094.685.231. Dengan rincian dari zakat sebesar Rp. 152.214.588, dan infaq yang terkumpul capai Rp. 1.942.470.643. Sedangkan yang sudah tersalurkan Rp. 275 juta dari infaq PNS. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author