Published On: Kam, Nov 8th, 2012

Wabup Desak TTU Pertamina Harus Bayar Kompensasi

Share This
Tags

Penulis : Hanafi

TUBAN

seputartuban.com – Warga Desa Tasikharjo dan Desa Remen, keduanya Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, mendapat angin segar. Meski tidak jadi ditemui Bupati Tuban, Fathul Huda seperti yang dijanjikan Wakapolres Tuban saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu. Namun warga ditemui langsung Wakil Bupati (Wabup) Tuban, Noor Nahar Hussein, Kamis (8/11/2012).

Orang nomor dua di Pemkab Tuban ini mendesak kepada Terminal Transit Umum (TTU) Pertamina, Jenu. Jika masih mengeluarkan bau yang mengganggu pernafasan bagi warga sekitar, wajib hukumnya memberikan ganti rugi berupa pemberian kompensasi seperti yang diminta warga.

Dan apabila dalam 1 jam sekali bau busuk yang dikeluarkan TTU Pertaimina yang melebihi ambang batas yang telah ditentukan, maka TTU Pertamina harus memberi Konpensasi. Kompensasi yang dimaksud sebagai ganti rugi atas pencemaran udara, karena hak warga menghirup udara segar telah dirampas.

Dalam kesempatan ini, Wabup juga menugaskan langsung Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH), Moelyadi untuk Sidak langsung ke TTU Pertamina Jenu. Bersama warga sekitar untuk mengecek kembali terkait bau yang ditimbulan.

“Saya perintahkan BLH, dimohon Pertamina memfasilitasi, karena kami terkendala peralatan. Serta warga juga harus ikut mengawasi masalah bau itu. Kalau bisa menginap disana, warga mengeluh malam hari lebih bau daripada siang. Biar sama-sama tahu dan tidak lagi ada kejolak, ” perintah Wabup.

Terkait untuk 3 tuntutan warga terhadap, diputuskan  masalah tenaga kerja yang non skill itu supaya lebih diperhatikan dan diutamakan. Yang kedua soal bau busuk, bila melebihi ambang batas, Pertamina harus memberikan kompensasi. Dan yang ketiga, masalah pelayanan kesehatan dan pengobatan supaya segera dilaksanakan.

“Bila pekerja non skiil tidak diterima saya siap didatangi langsung, karena Pertamina sudah janji tadi. Selama belum terjadi penyalahan melebihi ambang batas, sementara pemberian kompensasi di ganti dengan pemberian hadiah saja. Dan untuk pengobatan diajukan saja, ” pungkasnya.

Manager Suply And Distribution (SAD) Pertamina, Surabaya,  M.Irfan, menanggapi hal ini mengatakan pihaknya akan memfasilitasi semua keputusan Wabup.  Dan akan berkoordinasi dengan pihak managemen. “Siap dimarahi pak Wabup, akan dikoordinasi lagi secara terperinci nanti, ” katanya.

Dalam pertemuan ini 10 perwakilan warga 2 Desa sekitar TTU Pertamina dimediasi oleh Wabup Tuban. Dan dipertemukan dengan perwakilan manajemen TTU Pertamina untuk menyampaikan tuntutanya. Yang selama ini sudah berulangkali disampaikan melalui aksi unjukrasa.

Foto : Hearing antara warga, perwakilan TTU Pertamina dan Wabup Tuban

Facebook Comments

About the Author

Videos