Published On: Sel, Jun 28th, 2016

Video Porno Lama Seret Tersangka Baru

TUBAN

seputartuban.com – Menyebarkan video porno melalui akun Facebok dan akun youtube, Ahmad Husin (27) warga Desa Pucanganan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban ditangkap Polisi. Video yang diunggah merupakan file lama yang sebelumnya juga telah menyeret pembuatnya ke menjalani proses hukum.

TERSANGKA LAGI : Tersangka saat di release di Mapolres Tuban

TERSANGKA LAGI : Tersangka saat di release di Mapolres Tuban

Hasil penyelidikan petugas atas informasi masyarakat beredarnya video persetubuhan di media sosial mengarah kepada pelaku. Video yang diuangga berdurasi 3 menit 35 detik. Melalui akun bernama Memet Kreatro dan dibagikan keseluruh akun pertemananya, Selasa (21/5/2016) pada pukul 10.00 WIB. Video tersebut akhirnya beredar luas di masyarakat.

Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad mengatakan bahwa pengungkapan dan penangkapan tersebut dilakukan menindak lajuti beredarnya video porno berjudul Nia VS PB. Kemudian unit 1 Sat Reskrim Polres Tuban melakukan penangkapan hasil penyelidikan. “Keberadaan tersangka berhasil diungkap oleh petugas IT kami. Setelah melakukan penyelidikan hingga diketahui alamat IP-adresnya. Video itu terunggah dari di wilayah Kecamatan Palang,” katanya, Senin (27/6/2016).

Meski akun tersebut sudah di blokir oleh pemilik dengan maksud agar tidak dapat lagi di akses, hasil penyidikan petugas mengetahui bahwa video persetubuhan pasangan suami istri yang direkam dengan sengaja tersebut dibuat pada tahun2014. Kemudian beredar luas dikalangan masyarakat wilayah setempat pada tahun tersebut setelah ponsel yang digunakan merekam hilang dari tangan pemiliknya.

Sedangkan pemilik ponsel, ia sudah diproses hukum oleh Polisi lantaran telah sengaja memperoduksi video tersebut meski tidak bertujuan untuk disebarluaskan.

Nampaknya, adegan dewasa tersebut kembali beredar hingga mengegerkan sebagian warga Tuban. “Pelaku kami amankan dikediamanya yang berjarak sekitar 200 meter dari kediaman korban,” lanjut Kapolres.

Akibat perbuatan yang sudah dilakukan tersangka karena telah membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, dan menyiarkan, ia diancam pasal 29 JO pasal 4 ayat 1 huruf a,d,e Undang-undang Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman Hukuman selama 7 tahun penjara.

Berbagai barang bukti yang disita petugas, diantaranya adalah Ponsel merk OPPO warna putih yang digunakan untuk merekam. 1 unit CPU komputer milik salah satu warnet diwilayah setempat yang digunakan menyebarluaskan. Serta 1 unit VCD tempat menyimpan copy file video. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author