Published On: Sab, Jul 30th, 2016

Usai Disemprit, Parkir Elektrik Pasar Baru Diuji Coba

TUBAN

seputartuban.com – Setelah mendapat sorotan pedas dari Komisi B DPRD kabupaten Tuban, parkir elektrik di Pasar Baru Tuban mulai dilakukan uji coba. Namun pelaksanaanya masih dianggap kurang efektif karena banyak faktor. Diantaranya terjadi kemacetan maupun masih dibutuhkan pengadaan alat parkir elektrik baru.

SETENGAH JALAN : Parkir elektrik Pasar Baru Tuban masih dilakukan uji coba

SETENGAH JALAN : Parkir elektrik Pasar Baru Tuban masih dilakukan uji coba

Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Pariwisata (Disperpar) Kabupaten Tuban, Bhismo Setya Adji, mengatakan parkir elektrik yang menghabiskan dana Rp. 350 juta itu masih dalam proses uji coba. “Dikatakan masih tahap uji coba, karena dalam pelaksanaannya masih ada beberapa kendala,” katanya.

Dia melanjutkan, masalah teknis yang muncul ketika menerapkannya yakni, penumpukan antrian kendaraan roda dua yang cukup panjang, yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB hingga 09.30 WIB.

Selain itu karena letak pintu masuk juga dekat jalan raya. Sehingga saat antri terjadi sangat dikhawatirkan hingga meluber ke jalan raya. Ditambah lagi banyaknya jumlah kendaraan juga membuat mesin overload dampaknya karcis parkir rusak. “Petugas kesulitan mengakses barkot di kartu karcis saat kendaraan overload. Maka petugas masih memberlakukan karcis secara manual saat ramai,” jelas Bhismo.

Dengan adanya masalah teknis tersebut Disperpar merencanakan penambahan palang pintu kendaraan roda dua. Sehingga instansinya akan mengusulkan lagi pada Perubahan Anggaran Pendapatan Daerah (PAPBD) 2016.

Diketahui, tujuan diterapkannya sistem parkir elektrik adalah untuk mendongkrak pendapatan retribusi parkir yang selama ini dinilai masih stagnan yang terindikasi terjadi kebocoran. Pemakaian parkir elektrik ditargetkan pendapatan dari retribusi parkir pasar untuk tahun ini sebesar Rp. 1.446.550.000. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author