Published On: Sab, Jun 18th, 2016

Upaya Pemerintah Tekan Harga Daging tidak Berpengaruh

TUBAN

seputartuban.com – Melonjaknya harga daging sapi segar dimuali awal Ramadan nampaknya hampir menjadi sebuah tradisi. Upaya yang dilakukan pemerintah untuk menurunkan harga sejauh ini belum terlalu berarti.

NAIK TAJAM : Pedagang daging di Pasar Jatirogo

NAIK TAJAM : Pedagang daging di Pasar Jatirogo

Kabid Perdagangan Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) Pemkab Tuban, Bhismo Setya Adji, mengatakan instansinya terus melakukan berbagai upaya untuk menyetabilkan harga daging. Salah satu upayanya, saat ini telah menyiapkan 1.500 ekor sapi siap potong hingga lebaran tiba.

Menjaga stok daging lokal tersebut bersinergi antara Disperpar dan Dinas Pertanian melalui Bidang Peternakan dengan para  peternak sapi di Tuban. “Adanya sinergitas pemerintah dan peternak dengan tujuan menjaga ketersediaan daging,” katanya.

Disperpar siap menggulirkan cadangan daging tersebut, melihat harga daging di pasaran sudah tidak sesuai dengan target harga secara Nasional. “Ini untuk menyetabilkan harga daging sapi. Kami juga berharap pedagang daging tidak mempermainkan harga,” harapnya.

Upaya lain yang dilakukan Disperpar yakni dengan mengontrol langsung harga daging di pasar tradisional se Kabupaten Tuban, melalui operasi pasar . Operasi tersebut akan dilakukan di 14 pasar tradisional, diantaranya pasar Baru dan pasar pramuka di Kecamatan Tuban kota, Pasar Soko, Rengel, Plumpang, Jatirogo, Bangilan, Senori, Montong, Kerek, Palang, dan Merakurak.

Sejauh ini harga daging segar di pasara masih tinggi. Seperti salah satu pengakuan pedagang daging sapi Pasar Jatirogo, Lia (27), menyampaikan, hingga Jumat (17/6/2016), harga daging sapi mulai melonjak kisaran Rp. 10 Ribu hingga Rp. 30 Ribu dari harga sebelumnya.

Dia menyampaikan, para pedagang menjual daging sapi segar dengan harga kisaran Rp 90 Ribu hingga Rp 110 Ribu per kilogramnya. Dia memperkirakan harga akan terus mengalami kenaikan hingga lebaran. Mengingat tradisi hajatan menjelang hingga lebaran, masyarakat membutuhkan daging sapi cukup banyak. “Kenaikan bisa capai Rp. 20 ribu per kilogramnya dari harga sekarang,” jelasnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author