Published On: Sab, Okt 21st, 2017

Upaya BkkbN Wujudkan Keluarga Sejahtera Demi Menguatkan Bangsa

seputartuban.com, MONTONG – Banyaknya jumlah penduduk di Indonesia sebenarnya dapat menjadi modal pembangunan bangsa jika memiliki kualitas dan sejahtera. Namun sebaliknya aka menjadi beban pembangunan nasional jika tidak diimbangi dengan kondisi keluarga yang berkualitas. Sehingga dibutuhkan perencanaan dalam mengawali dan menjalankan sebuah keluarga. 

MENCERAHKAN : Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kab. Tuban, Andhi Hartanto saat menyampaikan penjelasan kepada masyarakat yang mengikuti sosialisasi di Desa Guwoterus Kecamatan Montong Kabupaten Tuban, Sabtu (21/10/2017)

Hal itu disampaikan dalam sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Kreatif  Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) 2017 di Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Sabtu (22/10/2017) siang. Acara yang dipelopori anggota DPR RI dari Dapil IX fraksi PDI Perjuangan, Abidin Fikri tersebut menghadirkan ratusan warga desa setempat dan perwakilan seluruh desa di Kecamatan Montong. 

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tuban, Andhi Hartanto mewakili Anggota Komisi IX – Tenaga Kerja & Transmigrasi, Kependudukan, Kesehatan DPR RI menyampaikan kegiatan sosialisasi bertujuan untuk memahamkan kepada masyarakat program BkkbN. Diharapkan dapat meningkat kualitas kependudukan. 

“Tujuanya untuk meningkatkan kualitas kependudukan. Karena kualitas kependudukan di Indonesia ditentukan dari keluarga kita. Karena keluarga titik awal dari pembangunan nasional. Sesuai program pemerintah pusat bahwa tahun ini kita tingkatkan kualitas indeks pembangunan manusia, ” katanya. 

Andhi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban tersebut juga berharap pelbagai program BkkbN yang sudah dijalankan pemerintah pusat dan daerah mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa. ” Dukungan pemerintah pusat, daerah sudah dilakukan. Diharapkan pemerintah desa melalui APBDes dapat dianggarkan,” harapnya. 

Dalam sosialisasi yang juga dihadiri para pihak terkait termasuk BkkbN Jatim tersebut disampaikan tentang anjuran agar tidak melakukan pernikahan dini, program KB, program pemberdayaan keluarga maupun perencanaan kehidupan keluarga.

Masyarakat yang hadir nampak sangat antusias. Selain jumlah kehadiran warga yang memenuhi lokasi acara juga banyak yang bertanya. Bahkan beberapa diantaranya sangat kritis pertanyaan yang disampaikan warga. NAL

Facebook Comments

About the Author