Published On: Jum, Sep 2nd, 2016

Tujuh Tersangka Bektiharjo, PNS Disperpar Terancam Dipecat

TUBAN

seputartuban.com – Tujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tertangkap saat operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Unit II Tipikor Satreskrim Polres Tuban belum lama ini terancam dipecat.

AMAN: Seekor kera tengah menikmati rehat siang di obyek wisata Bektiharjo, Senin (09/03/2015) siang. foto: WANTI TRI APRILIANA

Obyek wisata Bektiharjo

Saat ini ketujuh PNS itu telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Tuban,  dalan kasus dugaan korupsi manipulasi tiket masuk Wisata Pemandian Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Semua tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk dilakukan pengembangan kasus dan sudah ditahan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana mengatakan bahwa saat ini pihak Pemkab Tuban menunggu dan menghormati proses hukum yang masih diproses. Bila sudah ada keputusan final baru akan siambil tindakan atau nenunggu proses hukum. “Saat ini masih sedang proses hukum, kita menunggu sampai nanti ada keputusan final,” kata Sekda Tuban, Budi Wiyana, Rabu (31/8/2016).

Pemkab melalui inspektorat sedang melakukan pemeriksaan terhadap 7 PNS itu. Hasil pemeriksaannya akan dipakai dasar dalam pemberian saksi terhadap mereka. Sekda menambahkan bahwa sanksi terhadap 7 PNS itu memakai dasar Peraturan Pemerintah (PP) 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.  “Hasil dari Inspektorat dan rekomendasinya akan kita tinggu. Namun untuk kepastiannya menunggu keputusan pengadilan,” sambung Sekda.

Sedangkan untuk mengantisipasi agar kejadian itu tidak terulang ditempat lain, Disperpar membentuk tim khusus untuk melakukan evaluasi ditempat wisata yang lain dan juga pasar Tuban. Selain itu, Dinas lainya juga dilakukan evaluasi dan peningkatan pengawasan. “Kita tingkatkan pengawasan dan evaluasi kinerja lebih intensif,” ujarnya.

Sementara untuk ketujuh PNS itu saat ini sudah dibebastugaskan. Untuk keberlangsungan tempat wisata pemandian Bektiharjo itu ditunjuk pegawai lain. Menurut Sekda, saat ini sudah di perintahkan setiap internal SKPD untuk dilakukan pembinaan dan pengawasan secara intensif. “Secara internal, kita sudah secara rutin melakukan evaluasi dan pembinaan,” tegas Sekda.

Para abdi negara itu saat ini tengah menjadi pesakitan. Mereka adalah (TW) 52, warga Desa Tegalagung, (TN) 50, warga Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding. Tersangka penjaga loket yang memberikan tiket kepada pengunjung.

 (AH) 40 warga Kelurahan Karang, (DP) 40, warga Kelurahan Karang, (D) 45, warga Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding dan (IM) 52, warga Desa Sembung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Keempat petugas itu berperan sebagai petugas penjaga pintu atau penjaga portir. Serta (T) 52, warga Desa Penambangan, Kecamatan Semanding yang bertugas sebagai koordinator lapangan. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author