Published On: Sen, Mei 2nd, 2016

Tujuh Kecamatan Jadi Uji Coba Sistem KK Online

TUBAN

seputartuban.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tuban, saat ini mulai uji coba sistem online Kartu Keluarga (KK). Di Kecamatan Bancar dan Kecamatan Widang, dan 5 kecamatan lainya. Program ini selain untuk memberikan pelayanan prima juga upaya memberantas pungutan liar (pungli).

Kepala Bidang (Kabid) Kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tuban, Gunadi

Kepala Bidang (Kabid) Kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tuban, Gunadi

Kabid Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Tuban, Gunadi, menjelaskan, tujuan sistem online tersebut untuk mempermudah warga mengurus KK. Jika rumahnya jauh dari kota kabupaten, merek tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil. “Jadi apabila warga ingin mengurus Kartu Keluarga, warga tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor Disdukcapil,” katanya, Senin (2/5/2016).

KK online dilakukan uji coba sebagai langkah awal penerapan secara massal. Diproyeksikan layanan online itu akan diterangkap keseluruh desa se Kabupate Tuban. Untuk tahap awal ini 8 desa tersebar di 7 kecamatan akan menjadi percontohan sekaligus uji coba.

Yakni Desa Bulujowo, Kecamatan Bancar, Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan, Desa Ngrayung dan Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Desa Penambangan, Kecamatan Semanding, Desa Banyubang, Kecamatan Grabagan, Desa Patihan dan Desa Mrutuk, Kecamatan Widang, serta Desa Penidon, Kecamatan Plumpang.

Karena jarak jauh, selama ini warga masih cukup kerepotan untuk mengurus KK. Kondisi ini dimmanfaatkan oleh pihak tertentu untuk melakukan pungutan liar (pungli) atau memungut biaya jasa.

Diiketahui bahwa pemerintah telah menjalankan program Pembuatan KK tanpa biaya (Gratis) yang tertuang dalam Undang-undang No. 24 Tahun 2013 Pasal 79A. “Kami tidak pernah melakukan pungutan apapun untuk pembuatan KK dan KTP, semuanya tidak pakai biaya (Gratis),” tegasnya.

Gunadi menegaskan jika ada pegawai yang melakukan Pungli pembuatan KK dan KTP diminta melaporkan kepadanya atau inspektorat agar ditindak sesuai ketentuan. “Dengan menerapkan layanan KK online bisa menghindari dari praktek pungli,” pungkasnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Berita Terkini

Videos