Published On: Jum, Mei 13th, 2016

Tuban Ruan Rumah Se-Jatim Untuk Meneguhkan Identitas Bangsa

TUBAN

seputartuban.com –Rabu (11/5/2016), puncak peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII dan Hari Kesatuan Gerak Pembinaan Kesejahtaeaan Keluarga (HKG PKK) ke 44 tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2016, dipusatkan di Kabupaten Tuban.

IDENTITAS BANGSA : Ikrar Gotong Royong Berbagai Perwakilan Elemen Lembaga kemasyarakatan dipimpin Ketua DPRD Tuban

IDENTITAS BANGSA : Ikrar Gotong Royong Berbagai Perwakilan Elemen Lembaga kemasyarakatan dipimpin Ketua DPRD Tuban

Bupati Tuban, Fathul Huda menyampaikan dengan dipusatkannya kegiatan tersebut di Kabupaten Tuban dapat memberi manfaat cukup banyak secara materi maupun moral. “Manfaat secara materi, mulai kemarin hotel-hotel di Tuban penuh, Rest Area kebanjiran pengunjung, pedagang mulai kemarin malam ramai pembeli,” ujar Bupati dalam sambutanya.

Selain itu manfaat secara moral yakni, mampu membawa motivasi dan semangat untuk Kabupaten Tuban agar sikap gotong royong bisa bangkit. Baik untuk pemerintahan Kabupaten Tuban maupun masyarakatnya. “Sekarang ini di era orang cenderung individualisme, bangsa kita terus dihimpit kapitalisme global. Kegotong royongan semakin menurun. Dengan kegiatan inilah mampu membawa kita untuk mengembalikan kegotong royongan,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, menyampaikan, gotong royong merupakan karakter bangsa Indonesia. Selain itu bangsa ini yang merupakan bangsa yang besar, maka konsep gotong royong harus tetap dijaga oleh bangsa Indonesia. “Gotong royong adalah identitas bangsa Indonesia, jadi ini adalah milik kita. Kemajuan bangsa yang besar ini sangat ditentukan oleh kegotong royongan bangsa Indonesia,” ujar Gubernur.

Pakde Karwo sapaan akrabnya, melanjutkan acara tersebut diharapkan bisa menumbuhkan kembali sikap itu, sehingga identitas bangsa tetap kokoh di tengah tengah globalisasi. “Kalau bukan kita yang menjaga nilai-nilai gotong royong mau siapa lagi. Acara seperti ini diharapkan tidak sekedar ceremonial, namun benar benar bisa menumbuhkan nilai kegotong royongan,” harap Pakde Karwo.

Pria yang menjabat dua periode Gubernur itu menambahkan, nilai nilai kegotong royongan ini justru sangat terjaga di lingkungan desa atau kelurahan, khususnya yang berada pada kawasan pinggiran atau terpencil. “Kondisi nyata, kita patut bangga pada desa dan kelurahan karena sebagai juara atau pelaksana terbaik kegiatan bulan bakti gotong royong. Dan predikat terbaik kegiatan bulan bakti gotong royong justru desa atau kelurahan yang berklasifikasi terpencil,” pungkas Gubernur.

Diketahui, dalam acara yang berlangsung di Pendopo Kridho Manunggal tersebut, dihadiri oleh Bupati dan Walikota Se Jawa Timur, selain itu, Pak De Karwo juga turut didampingi Pangdam V Brawijaya Mayjend Sumardi, beserta rombongan dari Pemprov Jatim. USUL PUJIONO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos