Published On: Sel, Des 15th, 2015

Tuban Dikepung Banjir Bandang

TUBAN

Bandang : Kondisi banjir di kawasan pemukiman warga Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan

Bandang : Kondisi banjir di kawasan pemukiman warga Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan

seputartuban.com – Hujan lebat, Senin (14/12/2015) siang yang terjadi di sejumlah kawasan menyebabkan banji bandang. Selain menyebabkan pemukiman dan jalan terendam, juga sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan.

Di Kecamatan Rengel, air bercampur lumpur menerjang rumah. Selain itu juga jalan raya lintas provinsi juga terendam beberapa jam. Bahkan usai banjir, Polisi dan warga melakukan kerja bakti membersihkan jalanan agar bersih dari lumpur dan batu.

Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan. Setelah hujan lebat, mulai pukul 16.00 WIB kawasan itu mulai direndam banjir. Sungai yang meluap menyebabkan saluran air tidak lancar. Sedangkan air melimpah tidak dapat mengalir dengan baik hingga akhirnya tersendat dan terjadi banjir.

Parah : Kondisi jalan lintas provinsi di Kec. Parengan terendam air

Parah : Kondisi jalan lintas provinsi di Kec. Parengan terendam air

Pemukiman warga, jalan kampung dan jalan lintas provinsi terendam banjir. Bahkan tidak kurang dari 2 jam pengguna jalan tidak berani melintas. Karena ketinggian air di jalan raya hingga setinggi lutut orang dewasa.

Banjir yang menerjang kawasan Dusun Krajan itu merendam 25 rumah lebih. “Tiap tahun selalu banjir, tapi ini yang paling parah. Sebaiknya saluran air diperbaiki agar airnya lancar,” ungkap Ilham, warga setempat.

Jalan raya lintas provinsi di kawasan Kecamatan Singgahan juga terendam banjir. Pengguna jalan berjalan pelan melintasi jalanan yang terendam. Polisi turun kejalan untuk mengatur lalu lintas.

Sementara di Kecamatan Montong banjir juga melanda sejumlah kawasan. Diantaranya di Desa Talun, Desa Pucangan, Desa Talangkembar, Desa Maindu. Paling parah terjadi di Desa Guwoterus belasan rumah terendam dan jalan raya. Sedangkan di Desa Sumurgung merendam 25 rumah. Bahkan jalan poros kecamatan sore hari sudah terendam banjir hingga tidak dapat dilalui.

Warga secara mandiri melakukan evakuasi banjir, tidak ada petugas yang sigap dilokasi bencana untuk membantu warga. Petugas bencana datang saat banjir hampir usai. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author