Published On: Sel, Des 15th, 2015

Trobosan Pertanian, Pemerintah Subsidi Asuransi Tanam Padi

TUBAN

TANAMAN RUSAK : Akibat derasnya arus air, membuat tanaman padi rusak terbawa arus

TANAMAN RUSAK : Akibat derasnya arus air, membuat tanaman padi rusak terbawa arus. Ini yang menjadi salah satu penyebab gagal panen petani Tuban tiap tahun.

seputartuban.com – Untuk mengurangi resiko kerugian petani, pemerintah membuat program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Asuransi ini untuk mengurangi resiko dampak cuaca maupun hama. Pentingnya asuransi untuk mengurangi resiko petani akibat gagal panen. Melalui AUTP klaim asuransi petani mendapatkan Rp. 6 juta tiap hektar.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian Kabupaten Tuban, Suparno mengatakan Pemerintah meluncurkan program AUTP untuk mengurangi penderitaan petani padi saat gagal panen.

Kabupaten Tuban mendapat kuota dari Pemerintah sebanyak 2.000 hektar khusus untuk tanaman padi. Sedangkan biaya preminya sebesar Rp 180 ribu pe rhektar untuk satu musim tanam. Namun mendapat subsidi dari pemerintah sebesar Rp. 144 ribu.

Sehingga petani hanya membayar biaya premi sebesar Rp. 36.000 tiap hektarnya. Bila petani mengalami kegagalan panen akan mendapatkan ganti rugi sebesar Rp. 6 juta perhektarnya.

“Kita sudah mensosialisasikan kepada para petani dan sudah ada beberapa kelompok tani yang mengajukan,” kata Suparno, Senin (14/12/2015) siang.

Perlindungan usaha tani dalam bentuk asuransi merupakan usaha pemerintah dalam memproteksi petani sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang nomor 29 tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan petani. Serta ditindak lanjuti dengan Permentan nomor 40 tahun 2015 tentang Fasilitas Asuransi Pertanian.

“Untuk saat ini baru diperuntukkan bagi para petani padi saja. Kedepan kita berharap diberlakukan bagi semua petani selain tanaman padi,” harapnya.

Suparno menambahkan, bahwa petani yang memperoleh ganti rugi dari gagal panen atau puso tersebut bila kerusakan tanamannya mencapai 70 persen per petak hamparan. Dispertan Tuban menargetkan hingga akhir Desember 2015, 4.000 hektar lahan tanaman padi yang diajukan asuransi dan pengusulan dan pembayaran preminya melalui kelompok tani.

“Kita berharap para petani padi yang ada di Tuban bisa memanfaatkan kesempatan ini, sehingga bisa mengurangi kerugian saat gagal panen,” pungkasnya. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author