Published On: Sen, Agu 10th, 2015

Tri Astuti: Bansos Itu Amanat Hati Nurani Rakyat

TUBAN

Reses di Desa Magersari

Reses di Desa Magersari

seputartuban.com-Ketua Fraksi Gerinda DPRD Tuban, Tri Astuti, mengingatkan serangkaian program bantuan sosial (bansos) yang selama ini terbukti mengangkat harkat dan martabat masyarakat luas harus terus dijaga dan dikawal kelangsungannya.

“Karena bansos itu sendiri sejatinya merupakan pengejawantahan amanat hati nurani rakyat. Kalau perlu kuotanya ditambah,” tegas Tri Astuti usai menggelar safari reses di Dapil 2 yang mencakup Kecamatan Widang, Palang dan Kecamatan Plumpang ini, Senin (10/08/2015) malam.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Tuban tersebut, mengatakan ada delapan poin penting yang diwadulkan pada dirinya saat menggelar runing reses di gususan Dapil 2.

Berkaitan itu, srikandi partai yang mengusung patron Prabowo Subianto ini berharap agar bantuan untuk musala dan masjid tetap dipertahankan.

“Karena masih sangat dibutuhkan dalam upaya menjaga syiar Islam di Bumi Wali,” tandas perempuan ayu ini.

Sementara bantuan siswa miskin pada lembaga pendidikan dari kuota yang diberikan 30 persen agar ditambah. Serta perbaikan data diberikan kewenangan kepada sekolah untuk melakukan verifikasi ulang siswa miskin.

“Tujuannya agar dana tersebut benar-benar sampai kepada peserta didik yang membutuhkan,” tutur Tri Astuti.

TRI ASTUTI: Bansos itu sendiri sejatinya merupakan pengejawantahan amanat hati nurani rakyat. Kalau perlu kuotanya ditambah.

TRI ASTUTI: Bansos itu sendiri sejatinya merupakan pengejawantahan amanat hati nurani rakyat. Kalau perlu kuotanya ditambah.

Pada bagian lain, menurut dia, tak kalah penting Pemkab Tuban harus segera membangun tanggul Bengawan solo di Desa Sembungrejo Kecamatan Plumpang sampai Desa Kedungharjo Kecamatan Widang.

Karena saat ini sudah terjadi retakan yang bisa sewaktu-waktu jebol saat musim hujan tiba. Kondisi ini sangat mengancam kehidupan masyarakat jika tak segera ditangani.

“Masyarakat juga meminta sosialisasi BPJS karena masih banyak warga yang belum mengetahui,” katanya.

Begitu juga dengan bantuan beras miskin (raskin). Tri melihat sektor ini masih diresahkan masyarakat karena kualitasnya sering tidak stabil.

“Mohon perhatian pemerintah tentang kualitas raskin yang semakin parah. Tak jarang raskin yang disalurkan kondisinya sangat buruk atau tak layak konsumsu,” imbuhnya.

Hal lain yang perlu menjadi fokus Pemkab Tuban, menurut Tri, adalah infrastruktur jalan yang marak dikeluhkan. Termasuk usulan warga soal pembangunan jembatan penghubung Dusun Bogoran Desa Sumurjalak dengan Dusun Tanggungan Desa Plumpang Kecamatan Plumpang.

“Semua usulan warga tersebut akan saya tindaklanjuti. Inilah manfaat besar reses, usulan masyarakat yang belum tertampung dalam program pemerintah dapat kita sampaikan selaku wakil rakyatnya,” tandasnya.

Sedangkan Warga Desa Magersari Kecamatan Plumpang, meminta aliran listrik untuk mesin pompa HIPPA dibuat lebih layak. Karena saat ini hanya menggunakan kabel kecil sehingga tidak dapat dilakukan tambah daya.

Selain itu juga mengganggu daya listrik rumah tangga. Sehingga diminta PLN memasang jaringan besar agar daya stabil.  MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. wonk ndeso berkata:

    Dana bansos memang bagus klo tepat sasaran,pernahkah dana bansos di audit?sudah tepat sasarankah?lalu apa kerelasinya dengan kesjahteraan rakyat tuban,jangan2 bnyak dta yg di palsukan,suatu conth tba2 sja ada musholla yg bru pdhal tidak pernh jlas keberadaanya!pernhkah di cek satu2 persatu oleh pemkab?bkankah ini jg peluang korupsi!