Published On: Rab, Jul 27th, 2016

Trah Kades Padasan Dilaporkan Kasus Tanah Kas Desa

TUBAN

seputartuban.com – Mantan Kepala Desa Padasan, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, dilaporkan warga ke Kejaksaan Negeri Tuban, senin, (25/7/2016). Dilaporkan karena dianggap merubah hak milik tanah kas desa menjadi milik pribadi.

LAPORKAN TEMUAN : Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad saat menemui warga yang sedang unjuk rasa di depan Kantor Kejari Tuban

LAPORKAN TEMUAN : Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad saat menemui warga yang sedang unjuk rasa di depan Kantor Kejari Tuban

Kasus itu mulai terungkap sejak, gagalnya pengerjaan normalisasi waduk untuk pengairan pertanian. Saat akan dilakukan normalisasi, ternyata waduk tersebut bukan lagi milik desa, karena pemilik sertifikat tanah tidak mengizinkan dilakukan pengerjaan.

“Terbongkarnya kejanggalan itu ya sejak dilakukan normalisasi pada bulan 10 tahun 2015 kemarin. Ternyata tanah itu milik warga dibuktikan dengan sertifikat tanah yang dimiliki,” terang Sunoto (46), tokoh masyarakat usai memimpin unjuk rasa di depan kantor Kejari Tuban.

Setelah dilakukan penelusuran, ternyata sertifikat atas tanah tersebut diketahui milik dari Danang Karto Santoso. Kepala Desa yang menjabat pada tahun 1964 hingga Tahun 1989. Hingga sepeninggalnya Danang, kemudian tanah tersebut diwariskan pada Suwarno (anak dari danang) yang diketahui menjabat sebagai Kepala Desa setempat pada Tahun 1989 hingga tahun 2006.

Hingga dipecah kepemilikan hak tanah dengan Achmad Mustain (anak dari Suwarno) Kepala Desa yang menjabat pada Tahun 2006 hingga saat ini. “Analisa Kami, lamanya perkara itu terpendam dan tidak diketahui masyarakat ya karena kepemimpinan desa selalu dijabat oleh pihak keluarga, sehingga kejanggalanya selalu tertut-tutupi,” Imbuh Sunoto.

Dengan melaporkan temuan data diharapkan Kajari Tuban segera bertindak. Agar memproses hukum temuan tersebut dan tanah menjadi hak milik desa lagi.

Menanggapi laporan warga, Kepala Kejari Tuban, Choirul Fauzi, SH mengatakan akan segera membentuk tim khusus untuk proses hukumnya. “Segera akan kami buat tim khusus, mereka akan diterjunkan kelapangan untuk melakukan kajian. Jika ditemukan tindak pidana maka akan segera ditindak lanjuti,” katanya.

Diketahui, sejumlah warga melakukan aksi unjuk rasa di depan Kejari Tuban pada pukul 09.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Dengan menyampaikan lahan yang beralih nama. Dengan rincian luas lahan 4 hektar, 7.400 M2 tersebut sudah disertifikatkan menjadi area persawahan milik Suwarso seluas 26.350 M2, Danang 11.500 M2, dan seluas 9.550 M2 yang sedang dikelola pihak keluarga lain. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author