Published On: Sab, Sep 12th, 2015

TPPI Ditarget Pangkas Impor Pertamina 10 Persen

TUBAN

RINI SOEMARNO: Dengan beroperasinya kilang TPPI diharapkan mampu mengurangi impor produk Pertamina hingga 10 persen.

RINI SOEMARNO: Dengan beroperasinya kilang TPPI diharapkan mampu mengurangi impor produk Pertamina hingga 10 persen.

seputartuban.com–Operasional kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang hampir dua tahun mati suri akan segera menggeliat, setelah pemerintah akan mengambil alih status kepemilikan perusahaan tersebut.

“Dengan beroperasinya kilang TPPI diharapkan mampu mengurangi impor produk Pertamina hingga 10 persen,” tegas Menteri BUMN Rini Soemarno saat meninjau kilang minyak PT TPPI di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Jumat (11/09/2015).

Menurut dia, saat ini sudah dilakukan penandatanganan proses pengambil alihan dari perusahaan asing menjadi milik pemerintah. Selanjutnya pemerintah melalui Pertamina akan mengelola sepenuhnya perusahaan itu.

“Kita sudah menandatangani proses pengalihan perusahaan itu. Akhir bulan ini diharrapkan sudah mulai beroperasi,” kata Rini.

Dia menjelaskan, sebelumnya PT Pertamina telah memiliki saham di PT TPPI sebanyak 26 persen.

“Kita akan lakukan bertahap. Untuk tahap ini sekitar 56 persen dan tahap berikutnya bisa mencapai 79 persen saham yang kita miliki,” ungkap Rini.

KUNJUNGAN : Menteri BUMN didampingi Dirut pertamina saat berkunjung di TPPI

KUNJUNGAN : Menteri BUMN didampingi Dirut pertamina saat berkunjung di TPPI

Disebutkan, kaena perusahaan kilang ini sebelumnya mengalami kesulitan keuangan kemudian memperoleh pinjaman modal kerja sebesar Rp 1,35 triliun.

General Manager dan CRO PT TPPI, Masputra Agung, mengakui kunjungan Menteri BUMN tersebut mampu memberikan motivasi bagi karyawan agar tetap bertahan.

Karena sebelumnya lebih dari 40 karyawan terampil mengundurkan diri, akibat kondisi perusahaan seperti layangan putus.  Saat ini masih ada 380 karyawan yang masih setia bekerja.

Masputra menjelaskan, saat ini sudah dilakukan penandatanganan dengan Pertamina untuk  produksi elpiji dan solar.

“Soal produk, Pertamina sudah oke. Tinggal aromatik yang menghasilkan premium 88 itu yang  belum dilakukan penandatanganan,” kata dia disela mengiringkan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Masputra juga menjelaskan, saat ini PT TPPI saat ini tengah menjalankan proses kesepakatan dengan sejumlah pihak, maupun perizinan operasional di Jakarta.

“Persiapanya nanti mendatangkan bahan baku dengan koordinasi fungsi terkait. Kalau Pemda Tuban sangat support kita. Kita harapkan November nanti premium sudah ngocor (menghasilkan),” tandas dia. MUHLIHSIN, MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author