Published On: Sel, Des 29th, 2015

TOSc Geram Diseret Dalam Dunia Politik

Share This

TUBAN

TOScseputartuban.com – Ketua Tuban Ono Scooter (TOSc), mengaku geram dengan pencatutan club-nya dalam aksi demonstrasi yang bernuansa politik pada pertengahan Desember 2015. Karena komunitasnya murni hobi dan hanya melaksanakan kegiatan peduli sosial. Serta merasa keberatan dengan pemberitaan yang dianggap menyudutkan komunitas vespa Tuban itu.

Dalam aksi demontrasi yang dilakukan LSM dan pengendara vespa di Polres Tuban, KPU Tuban dan Panwaslih Tuban, 17 Desember 2015 itu menyeret nama TOSc. Bahkan ada yang memberitakan yang memberikan komentar adalah Ketua TOSc. Serta anggotanya mengikuti demonstrasi pengusutan kasus dugaan ijazah palsu Bupati sekaligus Cabup Pemilukada 2015, Fathul Huda itu.

“Dalam pemberitaan beberapa media menyebutkan bahwa yang mengikuti aksi itu adalah atas nama TOSC. Hal itu sama sekali tidak benar. Karena kami tidak pernah membahas maupun memutuskan untuk kegiatan itu. Kami tahu kegiatan itu justru dari pemberitaan,”  kata Ketua TOSc, Samsuri.

Samsuri tidak menampik ada 1 anggotanya yang mengikuti aksi itu. Namun atas nama pribadi bukan atas nama club atau komunitas. Sedangkan orang-orang yang membawa vespa itu bukan anggota TOSc.

“Kami ada tidak untuk kepentingan politik. Kami menyatu karena kesamaan hobi dan program kami adalah program sosial. Selain itu berupaya agar seluruh anggota kami yang sudah terdata dalam buku induk dapat tertib berlalu lintas,” tegas Samsuri.

Secara langsung maupun tidak langsung atas aksi dan pemberitaan media, TOSc sangat merasa dirugikan. Karena beberapa media secara jelas menyebutkan TOSC melakukan aksi itu. Dampaknya adalah sebagian besar anggota TOSc merasa dirugikan dan timbul gejolak.

“Beruntung pengurus dapat segera meredamnya. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sekali lagi kami tegaskan bahwa TOSc Tuban tidak terkait, tidak terlibat dengan aksi unjuk rasa pada kamis 17 desember 2015 yang dilakukan sebuah LSM dan beberapa pengguna vespa,” pungkasnya.

Untuk melakukan klarifikasi, TOSC Tuban mengirimkan surat kepada  Polres Tuban, Panwaslih Tuban, KPU Kab. Tuban dan Bupati serta Ketua DPRD Tuban. Selain itu juga kepada media di Tuban dan Jawa Timur. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author