Published On: Ming, Agu 7th, 2016

TKA Asal Tiongkok Dominasi Naker Industri Tuban

TUBAN

seputartuban.com – Serbuan tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Tuban nampaknya makin meningkat. Hal itu terbukti banyaknya jumlah TKA di Kabupaten Tuban. Data terakhir dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Pemkab Tuban terbanyak pekerja dari Tiongkok.

Kepala Dinsosnaker, Nurjanah

Kepala Dinsosnaker, Nurjanah

Kepala Dinsosnaker Pemkab Tuban, Nurjanah, mengatakan bahwa naker lokal harus mampu bersaing. Sebab, banyak naker asing yang mempunyai cukup skill yang akan menempati posisi atau bekerja di sejumlah industri di Kabupaten Tuban. “Kita tidak bisa mencegah naker asing datang dan bekerja di sini, karena itu sudah menjadi kesepakatan bersama karena adanya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean),” katanya.

Menurutnya, tak ada pilihan lain dalam menyelamatkan naker lokal selain dengan memberi proteksi. Sehingga pihaknya akan memproteksi naker lokal agar tidak tergeser oleh naker asing yang mulai menyerbu kabupaten Tuban. Selain itu juga akan memperketat pengawasan. Karena banyak ditemukan naker asing yang tidak memiliki dokumen lengkap.

Angkatan kerja asing yang berada di Kabupaten Tuban, sebagian besar bekerja sebagai tenaga ahli pengoperasian alat berat. Dia menambahkan, ada ijin kerja yang diurus oleh perusahaan yang menggunakan naker asing. Yaitu rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA) dengan masa berlaku 5 tahun dan izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA) yang masa berlakunya 1 tahun.

Diketahui, pekerja berkebangsaan Tiongkok mendominasi dengan 71 naker dari total naker asing sebanyak 77 orang. 67 orang bekerja di PLTU Tanjung Awar-awar Tuban, dan 4 orang ada di PT. Hai Xuan Jaya dan PT. Hasil Laut Indah. Sedangkan 4 WNA dari Kanada, India, Rumania, dan Kolombia bekerja di PT Holcim Indonesia. Serta 2 naker dari Jerman bekerja di PLTU Tuban dan PT Holcim Indonesia. Untuk Abadi Cement juga akan diisi 6 WNA Tiongkok. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author