Published On: Sel, Mei 19th, 2015

Titisan Bupati Haeny Siap Jegal Fathul Huda

TUBAN

RUDY HARIANTO: Kami sudah menyiapkan kader sebagai Bupati Tuban atas nama Aulia Hany Mustikasari.

RUDY HARIANTO: Kami sudah menyiapkan kader sebagai Bupati Tuban atas nama Aulia Hany Mustikasari.

seputartuban.com-Konstelasi politik di Kabupaten Tuban mulai berubah jelang bergulirnya pilkada Desember 2015 nanti.

Perubahan suhu politik di Bumi Ronggolawe ini ditandai dengan munculnya Aulia Hany Mustikasari, trah mantan Bupati Tuban Haeny Relawati Rini Widyastuti periode 2001-2006 dan 2006-2011, yang akan diusung DPD Partai Golkar Tuban dalam pilkada mendatang.

Mencuatnya sulung pasangan Haeny dan Ali Hasan tersebut sekaligus diprediksi akan menyulitkan langkah Bupati Tuban Fathul Huda yang akan maju lagi dalam even suksesi lima tahunan penutup tahun ini.

Bahkan, Aulia yang disebut-sebut sebagai rising star partai berlambang beringin pimpinan ibunya sendri Haeny, berpeluang besar menjegal langkah Bupati Huda meraih mimpi memimpin kembali Kabupaten Tuban periode 2016-2021.

Kepastian bakal majunya Aulia dalam pilkada kali ini disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Tuban, Rudy Harianto, menjawab krisis figur karena terkikis kharisma Bupati Fathul Huda yang selama ini seolah tak tertandingi.

“Hasil perumusan dan kesepakatan Partai Golkar terkait pencalonan kader menuju pilbub  2015, kami sudah menyiapkan kader sebagai Bupati Tuban atas nama Aulia Hany Mustikasari,” kata Rudy usai mengikuti rapat penyampaian jawaban pemerintah atas laporan pansus I, II, III dan IV serta pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Tuban terhadap 10 Raperda Kabupaten Tuban 2015 di gedung dewan, Selasa (19/95/2015) siang.

Dia menegaskan, nama Aulia yang saat ini sudah mencuat ke publik berdasar survei yang  dilakukan partainya dan lembaga independen diklaim telah mendapat respon positif setengah dari warga Tuban. Selain dikenal sebagai putri mantan bupati dua periode, Aulia adalah kader terbaik Partai Golkar dan berintegritas.

Menurut Rudy, pencalonan kader terbaiknya tersebut sudah final meski hingga sekarang masih banyak parpol di Tuban mengajukan jagonya agar bisa maju dalam Pilkada 2015 .

“Golkar siap merebut kembali posisi nomor satu di Kabupaten Tuban ini,” tegas dia.

Hanya saja, imbuh Rudy, untuk menentukan siapa yang akan diusung menjadi pendamping Aulia  pihaknya masih menunggu hasil keputusan kan kesepakatan internal Partai Golkar.

“Tapi yang pasti, siapa yang didukung rakyat dia berpeluang untuk diusung menjadi calon wakil bupati. Semua kader harus mendukung secara maksimal dengan tujuan memenangkan pilkada mendatang,” tutur dia.

Sekedar mengingatkan, pasangan Kristiawan-Haeny Relawati yang menjadi jago Partai Golkar dalam pilkada Tuban 2011 silam, harus menelan pil pahit karena gagal meraih suara terbanyak.

Kristiawan-Haeny hanya memperoleh 207.071 suara atau 30.66 persen. Sedangkan Fatkhul Huda—Noor Nahar unggul dengan 374.147 suara atau 55,18 persen.

Haeny Relawati yang lahir di Tuban, 20 Juni 1964, adalah Bupati Tuban ke-51 dan menjabat selama dua periode yakni 2001–2006 dan 2006-2011. Dia adalah wanita pertama yang menjadi bupati di Jawa Timur dan Bupati Tuban pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat.

Dari pernikahannya dengan Ali Hasan, Haeny dikarunia empat putra putri yaitu Aulia Hany Mustikasari, Aldwin Hafid Harsandi, Adiya Halindra Faridzki dan Adela Hanindya Nastiti. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. okan bancar berkata:

    sya kiro pendidikan tetap jalan di tempat,infrastruktur hancur,.kesejahteraan gTT yg akan di tambah malah di tarik lagi,..jgn serahkan tuban dg yg bukan ahlinya lg,jgn di kra klo pke sarung n peci tu yg terbaek.