Published On: Jum, Jun 1st, 2018

Tindakan Tegas Ini Bikin Pelaku Kejahatan Berfikir Dua Kali Beraksi di Tuban

seputartuban.com,TUBAN – Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) berhasil ditembak hingga akhirnya mati. Perburuan ketiganya dilakukan jajaran Sat Reskrim Polres Tuban dan Unit Resmob Macan Ranggolowe hingga ke Kecamatan Benowo, Kabupaten Gresik.

SIKAP TEGAS : Kapolres Tuban, AKBP Nanag Haryono (pegang senjata api) didampingi sejumlah Pejabat Utama Polres Tuban saat menunjukkan barang bukti dan foto terduga pelaku yang ditembak tewas

Menurut Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono dalam jumpa pers di Mapolres Tuban, mengatakan penggrebekan ketiganya dilakukan dini hari dan di luar Kabupaten Tuban. “Tiga-tiganya aktor utama, eksekutor juga kaptennya. Mereka di tangkap pada pukul 03.35 WIB  (Rabu, 30/5/2018) di Kos -kosan perbatasan Gresik dan Surabaya,” ungkapnya.

Awalnya, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi kejadian. Setelah diketahui ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang dipakai, kemudian dilakukan perburuan. Hingga akhirnya mengetahui lokasi persembunyian para terduga pelaku kejahatan yang dikenal tidak segan melukai korbannya itu.

Saat akan dilakulan penggrebekan oleh tim Macan Ronggolawe di tempat kosnya, para teduga pelaku perampokan nasabah bank itu sempat melakukan perlawanan kepada petugas. Kemudian terjadi baku tembak dan akhirnya ketiganya berhasil dilumpuhkan.

“Ketika ditangkap mereka melawan anggota kami dan akhirnya dengan ijin dari saya, mereka dilumpuhkan dengan ditembak. Dievakuasi ke RSUD Gresik dan nyawanya sudah tidak bisa di selamatkan,” tegasnya.

Ketiga terduga pelaku tersebut berasal dari Sumatra Selatan. Mereka adalah A (46), P (44) dan H (33), asal Kelurahan Mangunjaya, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatra Selatan.

Mereka beraksi di Tempat kejadian perkara ( TKP) berbeda selama 3 bulan terakhir sejak Maret lalu. Korban pertamanya adalah beraksi di Kecamatan Bancar dengan korban rugi Rp. 12,810,000 . Kemudian di Kecamatan Plumpang 3 kali, masing-masing Rp. 7,000,000 kemudian Rp. 43,000,000 dan Rp. 165,000,000.

Sementara itu, barang bukti ( BB) yang berhasil diamankan dari penggrebekan ini adalah, 1 pucuk jenis senjata rakitan jenis Revolfer beserta 3 peluru, 1 senjata FN beserta 7 puluru. Serta sebilah senjata tajam (sajam) jenis clurit dan sajam jenis sangkur serta uang tunai hasil kejahatan Rp. 25 juta.

Sebelumnya, aparat Polres Tuban juga menindak tegas dengan menembak tersangka pelaku kejahatan, kaki mereka tertembus timah panas agar jera kembali melakukan tindakan serupa usai dipenjara.

Mereka yakni S (36) dan L (29), warga Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Keduanya dijerat pasal berlapis, yakni karena perbuatan pengeroyokan dan menguasai senjata tajam. Dengan masing-masing ancaman 9 tahun dan 5 tahun penjara.

Kemudian tersangka lainnya adalah BS (23), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Dia diduga melakukan jambret sebanyak di kawasan Dusun Banget, Desa/Kecamatan Plumpang. Dia dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Tersangka lainnya yang juga ditembak adalah AS (27), warga Desa Banjaran, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Dia diduga telah melakukan aksi jambretnya di kawasan Desa Penambangan, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Dia dijerat pasal yang sama dengan BS. (RHOFIK SUSYANTO)

Facebook Comments

About the Author