Published On: Sel, Mei 1st, 2012

Tindak Lanjut Paripurna, Utusan Golkar Jadi Ketua Pansus LKPJ Bupati

Share This
Tags

Penulis : Muhaimin

TUBAN

Paripurna penyampaian LKPJ Bupati Tuban Senin (23/04/2012) lalu di DPRD Tuban

seputartuban.com – Tindak lanjut setelah penyampaikan Laporan Keterangan dan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Tuban tentang pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tuban tahun 2011, diparipurnakan DPRD dengan agenda penyampaian LKPJ Bupati, Senin (23/04/2012) lalu, DPRD Tuban membuat panitia khusus untuk membahas pertanggung jawaban Bupati ini.

Dalam paripurna, Senin (30/04/2012) sebanyak 16 anggota DPRD Tuban perwakilan dari masing-masing fraksi menentukan Ketua, Wakil Ketua dan Sekretaris  Pansus LKPJ Bupati.

Pemilihan diruang Gabungan tersebut menghasilkan Marwan (Fraksi Golkar) sebagai Ketua Pansus, Karjo (Fraksi PDI Perjuangan) dan Saiful Huda M (Fraksi Gerindra) sebagai Sekretaris.  Meski tergolong Pansus ini penting bagi penilaian kinerja Bupati, nampaknya Fraksi Kebangkitan Bangsa yang Ketua DPC-nya Wakil Bupati Tuban kurang dapat mengambil peran. Meski jumlah kursi di DPRD lebih banyak dari pada FPDI P dan Fraksi Gerindra.

Usai paripurna, Sekretaris Pansus, Saiful Huda M saat dikonfirmasi mengatakan langkah pertama yang akan diambil Pansus adalah memasukkan agenda kerjanya dalam Badan Musyawarah (Banmus). Sehingga dalam jadwal kinerja DPRD mendatang sudah dapat dilaksanakan agenda kerjanya. “ya kita akan Banmuskan dulu,” jelasnya singkat.

Sebelumnya, Bupati Tuban, Fathul Huda Dihadapan anggota DPRD, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), membaca hasil kinerjanya sebanyak 34 halaman dengan membacakan tiap item anggaran yang telah dipakai Pemkab Tuban.

Diantaranya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp. 124.947.471.417, 95 direalisasi Rp. 137.296.864.44,53 melebihi sebesar Rp. 12.799.287.626,58.

Dana perimbangan target Rp. 778.974.536.527 terealisasi Rp. 803.613.440.935 melebihi Rp. 24.638.904.408. lain-lain pendapatan yang sah realisasi Rp. 239.301.676.435.

Namun sektor lain diantaranya bidang pendidikan dari pagu anggaran yang telah ditetapkan tidak dapat terserap semua. Yakni dari Rp. 133.115.818.843 hanya diserap Rp. 103.116.367.606 atau terserap 77,48 persen.

Facebook Comments

About the Author