Published On: Sen, Des 16th, 2013

Tiga Tanggul Jebol, Kerek Diterjang Banjir

Share This
Tags

KEREK

seputartuban.com – Akibat yang berubah fungsi menjadi lahan pertanian (gundul), serta curah hujan tinggi menuyebabkan banjir dikawasan Kecamatan Kerek. Debit air terlalu banyak membuat tanggul sungai jebol. Akibatnya rumah warga tergenang hingga 1 meter.

PETANI MERADANG : Kerusakan lahan pertanian warga  Kecamatan Kerek akibat diterjang banjir bandang

PETANI MERADANG : Kerusakan lahan pertanian warga Kecamatan Kerek akibat diterjang banjir bandang

Di Desa Padasan, Kecamatan Kerek, sekitar 20 rumah warga tergenang air setinggi 1 meter. Awalnya setelah hujan melanda mulai jam 15.00 WIB, sekitar pukul 18.00 WIB, air mulai menggenangi rumah warga yang berada didataran rendah, hingga beberapa tembok pagar rumah warga roboh.

“Sebelumnya belum pernah terjadi banjir setinggi ini, paling-paling cuma sebatas mata kaki saja. Namun ini masih belum bulan Januari dan hujannya baru 3 jam saja udah banjir begini,” ungkap Supriyanto, warga yang rumahnya diterjang banjir.

Camat Kerek, Rohman Ubaid saat dikonfirmasi Minggu (15/12/2013) mengatakan, salah satu penyebab terjadinya banjir bandang karena kondisi hutan kawasan pegunungan kerek gundul. Sehingga air hujan langsung turun kearah dataran rendah. Sedangkan sungai tidak mampu menampungnya. “Ada tiga titik tanggul sungai di Desa Padasan yang jebol, dan air menggenangi lahan pertanian yang ada disekitar sungai tersebut,” ungkap Camat Kerek.

Banjir bandang ini, selain merusak tanaman jagung, air juga masuk kepemukiman dan mengakibatkan 20 rumah di Desa Padasan tergenang air hingga 1 meter dan merusak jalan lingkungan didesa tersebut. Pagar Sekolahan SD Negeri 1 Padasan jebol dan kondisi halaman dan ruangan kelas digenangi air. “Kita belum tahu kondisi didalam kelas dan kantor sekolahan itu, karena hari ini ketepatan hari libur,” katanya.

Camat Kerek menambahkan, pihaknya akan melakukan kordinasi dengan instansi terkait untuk menanggulangi banjir ini, terutama Dinas Pertanian. Untuk sementara dilakukan kerja bakti oleh Muspika Kecamatan Kerek yang dibantu warga dengan membenahi tanggul yang jebol itu.

“Sementara kita lakukan pembenahan, dan kita mendapat bantuan dari PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, berupa tras atau pasir bekas semen, dan kita sudah lakukan kordinasi dengan instansi terkait untuk normalisasi sungai ini. Bagi para petani yang tanamannya rusak akan kita kordinasikan dengan Dinas Pertanian,” tegas Rohman Ubaid. (lis)

Facebook Comments

About the Author