Published On: Sel, Apr 1st, 2014

Tiga Kali Siswa SD Dipaksa Mengulum Kemaluan Tukang Parkir

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – Orang tua dalam mengawasi anaknya perlu eksta ketat. Agar tidak menjadi korban tindak pidana pelecehan, yang dapat berdampak pada psikologinya. Seperti yang dialami BF (10), siswa kelas IV SD ini dipaksa mengulum kemaluan tukang parkir hingga 3 kali.

KELAINAN SEX : Tersangka saa ditanya oleh Kasat Reskrim di Mapolres Tuban

KELAINAN SEX : Tersangka saa ditanya oleh Kasat Reskrim di Mapolres Tuban

Toni Feri (25), warga Jl. Ronggolawe, Gg. Aryo Wenang, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban harus meringkuk di sel tahan Mapolres Tuban. Karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswa ini. Dengan cara korban diminta mengulum kemaluanya hingga berulang 3 kali diwaktu berbeda.

Awal kejadian saat terduga pelaku yang bekerja menjadi tukang parkir itu bertemu korban sekitar bulan Februari 2014 di Alun-alun Tuban. Kemudian korban dijak pelaku diajak memancing di kawasan pantai Boom dan membeli peralatanya terlebih dahulu.

Namun saat berada di Jl. Pemuda, Gg Aryo Lelono, Toni langsung menurunkan celana pendek dan menyuruh anak laki-laki ini memegang dan mengulumnya penis terduga pelaku. Agar dapat penetrasi hingga orgasme, korban diminta mengocoknya hingga birahi terduga pelaku tersalurkan.

Dibulan yang sama, kejadian terulang kedua kalinya. Saat korban jalan pagi, bertemu terduga pelaku yang sehari-hari sebagai tukang parkir sekolah ini. Nampaknya terduga pelaku mendapat kesempatan yang sama untuk kembali menyalurkan hasratnya. Korban diajak kelokasi yang sama dan diminta mengulang perbuatan yang sama pula.

Kejadian kembali terulang ketiga kalinya, Kamis (27/3/2014), saat korban pulang sekolah dan bertemu dengan terduga pelaku. Ketika akan dijak bersama, korban menolak karena sepeda anginya (onthel) masih disekolah. Terduga pelaku kemudian mau mengantarkannya untuk mengambil sepeda.

Korban diajak lagi dikawasan yang sama, dan kembali mengulang perbuatan serupa agar tukang parkir ini orgasme. Sesampai dirumah, korban menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada orang tuanya. Tidak terima dengan kejadian ini, kemudian orang tuanya melaporkan kasus ini ke Mapolres Tuban.

Kasat Reskrim Polres Tuban, Ajun omisaris Polisi (AKP) Wahyu Hidayat saat dikonfirmasi di kantornya Selasa (1/4/2014) mengatakan barang bukti yang berhasil disita berpa 1 stel seragam sekolah. “Memang dari keterangan pelaku, dirinya suka laki-laki. Sasaran siswa SD, karena lebih mudah dibohongi dan ditipu. Pasal yang kita kenakan 82 UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancamannya minimal 3 tahun maksimal 15 tahun penjara,” ungkapnya. (han)

Facebook Comments

About the Author