Published On: Rab, Des 16th, 2015

Tiap Pekan Kali Kening Telan Korban

PARENGAN

Kerja Ekstra : Pencarian jasad korban yang dilakukan tim SAR Polres Tuban di Kali Kening, Selasa (15/12/2015) tidak menemukan korban

Kerja Ekstra : Pencarian jasad korban yang dilakukan tim SAR Polres Tuban di Kali Kening, Selasa (15/12/2015) tidak menemukan korban

seputartuban.com – Pekan kedua selama Desember 2015, Kali Kening, kawasan Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban sudah menelan 2 korban. Keduanya hilang saat kondisi sungai sedang banjir.

Sebelumnya, Munggar (50), warga Desa Kumpulrejo RT. 03 RW. 04, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban yang tenggelam di Sungai Kening, Senin (7/12/2015). Jasadnya ditemukan 12 KM oleh tim SAR dari lokasi kejadian, Selasa (8/12/2015).

Kini giliran Jatmiko Heri (57), warga Desa Suciharjo, Kecamatan Parengan. Senin (14/12/2015) pukul 22.30 WIB tenggelam. Saat itu kondisi sedang banjir karena hulu sungai hujan lebat.

Menurut saksi mata, Warso (55) kepada petugas mengatakan dia awalnya melihat korban mencari batang kayu yang terhanyut di sungai. Dengan menggunakan jangkar sedang yang diikat dengan tali yang diikat ditanganya untuk menarik kayu yang hanyut.

Namun saat kejadian, korban sedang menarik sebuah kayu tidak kuat. Karena derasnya arus air membuat dia terseret. Saksi mata sempat berupaya menolong korban dengan berenang dan berusaha menariknya. Namun karena sedang banjir besar dan arus air sangat kuat, upaya itu tidak berhasil menyelamatkan korban.

Kemudian pencarian dilakukan sejak Selasa (15/12/2015) pagi. “Teman korban sempat menolongnya, namun tidak berhasil karus arusnya sangat kuat,” ungkap Kapolsek Parengan, AKP Ahmad Kusrin.

Pencarian korban dilakukan dihentikan karena cuaca buruk pada pukul 13.00 WIB. Penyusuran sungai akan dilakukan lagi pada Rabu (16/12/2015) hingga ke muara sungai. “Pencarian korban terpaksa kami hentikan karena faktor cuaca buruk dan akan kami lanjutkan lagi besok. Dengan jangkauan lebih jauh hingga aliran Bengawan Solo,” ungkap Kepala BPBD Pemkab Tuban, Joko Ludiono.

Peristiwa korban tenggelam di sungai 2 hari sebelumnya juga terjadi di wilayah Kecamatan Bangilan. Ahmad Tri Sutrisno (14), warga Desa Bate, Kecamatan Bangilan, tewas tenggelam di bendungan sungai. Lokasi kejadian digunakan untuk mengatur pengairan sawah Dusun Sambongjuron, Desa Sidotentrem, Kecamatan Bangilan, Minggu (12/12/2015) pukul 11.30 WIB. Jasad korban ditemukan terjepit batu didasar sungai yang berkedalaman 5 meter. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author