Published On: Rab, Mei 21st, 2014

Tersangka Gratifikasi K2 Ajukan Penangguhan Tahanan

Share This
Tags

TUBAN

AKP Wahyu Hidayat

PRESTASI : Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat menunjukkan piagam penghargaan atas pengungkapan kasus korupsi yang diterima dari Polda Jatim

seputartuban.com – Tersangka kasus dugaan gratifikasi seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari jalur honorer kategori dua (K2) Pemkab Tuban 2014, SW mengajukan penangguhan tahanan melalui kuasa hukumnya.

Setelah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi sebesar Rp. 807 juta ini, mendekam di tahanan Mapolres Tuban. Melalui Penasehat Hukum (PH)nya, Nizar Fikri , pejabat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pemkab Tuban ini mengajukan penangguhan penahanan.

Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat, Selasa (20/5/2014), menjelaskan surat permohonan penangguhan sudah diterimanya. Namun belum dapat memutuskan karena masih disampaikan kepada Kapolres Tuban, AKBP Ucu Kuspriyadi. “Ya melakukan penangguhan tahanan, masih disampaikan Kapolres, ” kata polisi berpangkat balok tiga itu.

Selain menetapkan Kabid Ketenagakerjaan, Disdikpora non aktif, SW, tim penyidik juga meminta kesaksian pengurus forum tenaga honorer,AG. Dia berperan sebagai penerima uang dari 34 orang honore K2 tersebut. “Hari ini ada pemeriksaan saksi tambahan untuk Ani Agustina, ” imbuh Wahyu. HANAFI

Facebook Comments

About the Author