Published On: Ming, Jan 24th, 2016

Terduga Anggota Gafatar Tuban Akan Dipulangkan

Share This
Tags

TUBAN

BERHARAP KEMBALI : Sunarko (54) dan Tatik Murdiarti (49) menunjukkan foto anak beserta menantu dan cucunya yang meninggalkan rumah 3 bulan lalu. Dia menduga karena kepergianya akibat direkrut menjadi anggota Gafatar

BERHARAP KEMBALI : Sunarko (54) dan Tatik Murdiarti (49) menunjukkan foto anak beserta menantu dan cucunya yang meninggalkan rumah 3 bulan lalu. Dia menduga karena kepergianya akibat direkrut menjadi anggota Gafatar

seputartuban.com – Sekeluarga asal Kabupaten Tuban yang diduga menjadi anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) akan segera dipulangkan. Informasi terakhir mereka sudah di Surabaya untuk mendapat pembinaan sementara usai dipulangkan dari Kalimantan.

Sebelumnya, warga membakar kawasan pemukiman Gerakan Fajar Nusantara di Desa Antibar dan Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hili, Kabupaten Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan, Selasa (19/1/2016). Kabar itu kemudian ditindaklanjuti dengan berkoordinasi kepada pihak kepolisian setempat.

Informasi yang diterima Polres Tuban, Sabtu (23/1/2016) pagi eks anggota Gafatar asal Jawa Timur dipulangkan dan tiba di Bandara Juanda Surabaya. “Kabar yang kami terima, mereka diberangkatkan dari sana (Bandara Supadio Pontianak) itu menggunakan jalur udara. Dengan menggunakana pesawat Lion Air,” kata Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati.

Terkait teknis penjemputan, Polres Tuban masih akan berkoordinasi dengan Pemkab Tuban, (25/1/2016). Saat ini keluarga asal Tuban itu masih ditampung Dinas Sosial Jawa Timur. Untuk mendapatkan pembinaan dan pembekalan kerohanian dai Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pemerintah Provinsi Jatim.

Kabar terakhir, Pemkab Tuban masih menunggu surat resmi dari Pemprov Jatim. Terkait jadwal maupun teknis penjemputan. Rencananya tentang penerimaan terduga anggota Gafatar yang akan diarahkan langsung menuju menuju Kecamatan Palang.

“Untuk pemberian pembinaan bagi seluruh eks Gafatar setelah tiba dikediamanya masing-masing. Pengawasan mereka akan diserahkan kepada Muspika dan petugas Kepolisian setempat,” pungkas Elis.

Deketahui, eks Gafatar tersebut diberangkatkan dari bandara Supadio Pontianak menuju bandara Juanda Surabaya tergabung dalam 3 kloter. Diantaranya pada Jumat, (22/1/2016) Pukul 23:15 WIB, Sabtu (23/1/2016) Pukul 00:30 WIB dan Pukul 05:15 WIB.

Diketahui, warga perumahan Tasikmadu, Jalan Cendana III, Rt 08/03, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban tersebut diduga kuat menjadi anggota Gafatar sejak tahun 2012. Dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) serta beberapa lembar dokumen yang menyatakan bersedia menjadi anggota Gafatar yang tertinggal dirumah. Hal itu diungkapkan langsung keluarganya kepada wartawan sekaligus menunjukkan bukti-bukti dokumenya. Keluarga berharap suami, istri dan anak tersebut dapat kembali kerumahnya lagi. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author