Published On: Rab, Agu 8th, 2012

Terbakar Cemburu, Selingkuhan Istri Dilempar Batu Hingga Tewas

Share This
Tags

Penulis : Hanafi

MONTONG

seputartuban.com – Beginilah jika seseorang sudah dikuasai amarahnya, seorang suami yang terbakar api cemburu tega melempar batu ke silingkuhan istrinya hingga tewas. Hal ini terjadi dikawasan jalan raya Montong – Jojogan, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Selasa (07/08/2012) pukul 15.30 WIB.

Kejadian ini bermula saat Yoto (30), Warga Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan, Kab. Tuban bersama istrinya Winarsih (24) usai mencabut gugatan cerainya dari Pengadilan Agama Kab. Tuban. Kemudian keduanya melanjutkan perjalanan dengan menggunakan Jupiter Z Nopol S 3856 GC. Dan sesampainya dikawasan Kecamatan Merakurak, Yoto mengaku lelah sehingga istrinya diminta mengendarai dan dirinya membonceng.

Dan sesampainya didepan Pasar Kecamatan Montong, Yoto merasa dibuntuti Samudono (35) yang tak lain adalah pria yang telah menggagahi istrinya pada April lalu sedang berboncengan dengan kakanya bernama Wardoyo dengan menggunakan motor matic jenis Mio nopol S 4128 EM.

Nampaknya Yoto makin naik darah karena merasa dibuntuti hingga ruas jalan Desa Guwoterus, Kec. Montong tepatnya kawasan hutan RPH Guwoterus. Dan untuk melampiaskan kemarahanya, bapak satu anak ini meminta sang istri berhenti dan dirinya turun dari motor. Kemudian saat Samudono melintas dengan jarak sekitar 2 meter, dilempar batu dan mengenai kepalanya dengan kondisi tanpa memakai helm.

Lemparan pelaku yang sedang kalut ini tepat sasaran dan membuat korban seketika terkapar. Polsek Montong yang menerima laporan adanya kecelakaan lalu lintas dari masyarakat langsung kelokasi kejadian. Dan mengevakuasi korban ke Puskesma Montong untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan pelaku bersama istrinya juga mengikuti petugas ke Mapolsek untuk memberikan keterangan.

Lantaran kondisi hidung, kuping, korban mengeluarkan darah, petugas Puskemas meminta agar korban dirujuk ke Rumah Sakit. Karena korban berasal dari Kecamatan Parengan, sehingga dirujuk ke RS. Wahyu Tetuko Bojonegoro. Namun saat dalam perjalanan dikawasan jembatan Penceng, kawasan Kecamatan Parengan, korban meregang nyawa.

Dan demi pertimbangan bahan penyidikan Polisi, mayat korban tetap dibawa ke RS Bhayangkara Bojonegoro tersebut untuk dilakukan visum penyebab kematianya. Sedangkan pelaku yang masih di Mapolsek Montong langsung disidik bagaimana penganiayaan yang telah dilakukanya kepada korban hingga meninggal dunia.

Kapolsek Montong, AKP. Suparan Hanafi, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa penyebab pelaku tega melempar batu kepada korban adalah karena cemburu,”karena merasa dibuntuti oleh orang yang telah selingkuh dengan istrinya kemudian tersangka di TKP melakukan perbuatanya. Dan korban akhirnya meninggal dunia saat perjalanan akan dirujuk ke Bojonegoro,” jelasnya.

Akibat perbuatanya, tersangka akan dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP dengan anaman diatas 5 tahun penjara dan langsung menginap dibalik jeruji besi Mapolsek Montong.

Foto : Tersangka saat menjalani penyidikan di Mapolsek Montong

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Displaying 2 Comments
Have Your Say
  1. tukul berkata:

    bener kuwi.

  2. Rojak berkata:

    Ora bener kuwi

Berita Terkini

Videos