Published On: Kam, Mar 3rd, 2016

Terapkan Parkir Elektrik Di Pasar Tradisional

TUBAN

Sekretaris Disperpar Tuban, Endang Trimeidya

Sekretaris Disperpar Tuban, Endang Trimeidya

seputartuban.com –Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) Tuban akan menerapkan Parkir Elektrik di beberapa pasar tradisional. Untuk mendongkrak retribusi parkir yang selama ini dinilai masih stagnan dan terindikasi terjadi kebocoran.

Sekretaris Disperpar Tuban, Endang Trimeidya, mengatakan menggunakan parkir elektrik selain mampu memberi pelayanan yang lebih baik, sistem ini dinilai lebih terinci. “Kita menggunakan jasa mekanik, secara otomatis sudah terekam semua laporan kendaraan yang kelaur masuk pada hari itu. Untuk besaran tarifnya sama seperti tarif parkir sebelumnya,” katanya, Rabu (2/3/2016).

Mulai tahun 2016, perbaikan sarana parkir dengan sistem elektrik akan diterapkan pada Pasar Baru Tuban. Selanjutnya secara bertahap akan diterapkan disemua pasar tradisional milik Pemkab Tuban, kecuali pasar pramuka. “Kalau Pasar Pramuka tidak memungkinkan untuk dibangun parkir elektrik. Karena kondisi pasar yang terbuka, tidak bisa diterapkan sistem parkir elektrik,” sambung Endang.

Dana untuk pembangunan parkir elektrik pasar baru dicanangkan sekitar Rp. 300 juta sudah termasuk jasa umum dan lainnya. Dana diambilkan dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). “Biaya juga termasuk penyediaan server dan kamera pemantau,” jelasnya.

Diketahui, target pendapatan dari retribusi parkir pasar tahun 2016 sebesar Rp 1.446.550.000, sedangkan pada tahun 2015, pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir dan retribusi pelataran capai Rp. 1.698.000.000 dengan target Rp. 1.650.000.000. “Pada tahun 2015, pendapatan dari retribusi pelataran pasar dan retribusi parkir jadi satu, sedang untuk tahun 2016 sudah dipisah,” pungkasnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author