Published On: Sab, Jan 2nd, 2016

Tempat Kos Masih Jadi “Surga” Bagi Pasangan Mesum

TUBAN

Gugup : Petugas saat memeriksa penghuni rumah kos

Gugup : Petugas gabungan saat melakukan razia penghuni rumah kos

seputartuban.com – Tidak adanya Peraturan Daerah (Perda) dan lemahnya pengawasan menyebabkan bebas mesum di rumah kos. Hal itu terbukti berkali-kali razia, petugas gabungan menemukan pasangan mesum.

Kondisi ini tidak sejalan dengan tag line Tuban Bumi Wali, yang syarat dengan nilai-nilai agama. Kondisi ini membuat sejumlah kalangan miris, karena mesum di kos semakin terang-terangan. Mereka tinggal sekamar meski bukan suami istri.

Ketua DPRD Tuban, M. Miyadi sangat perihatin atas kondisi ini. Sehingga akan segera dilakukan penyusunan Peraturan Daerah (Perda) tentang rumah kos. Sebagai dasar perijinan dan pengawasan serta penindakan atas pelanggaran operasional yang dilakukan pemiliknya.

“Saat ini kita belum punya dasar hukumnya dan baru kita rencanakaan untuk dibuatkan Perda,” katanya, Kamis (31/12/2015) siang.

Miyadi berharap sebelum Perda itu ada, pihak aparat hukum terus gencar melakukan razia. Sehingga penyalahgunaan rumah kos sebagai surga bagi para pelaku mesum dapat berkurang.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein menegaskan Satpol PP Pemkab Tuban sudah sering melakukan razia. Namun agar dapat memberikan efek lebih maksimal diperlukan sinergitas lintas penegak hukum di Tuban.

“Kalau DPRD berencana membuat Perda itu malah lebih bagus. Sebab saat ini mereka yang tertangkap hanya dikenai sanksi tidak pidana ringan,” jelas Wabup.

Politisi asal Kecamatan Rengel itu menambahkan bahwa Pemkab akan memperketat dalam perijinannya dan memberikan sanksi terhadap pemilik kos-kosan yang ketahuan dipakai sebagai tempat asusila. Sehingga program pemerintah daerah dapat terlaksana dengan baik, terutama dalam menciptakan Tuban sebagai Bumi Wali.

Tidak hanya tempat kos yang sering tertangkap pasangan mesum. Namun sejumlah hotel juga nyaris langganan ditemukan pasangan bukan suami istri menyewa dan tinggal sekamar. Hingga saat ini juga belum ada tindakan tegas terhadap pemilik hotel. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author